DPP SIGAP: Sudah Sepantasnya Mualem dan Malek Mahmud Diberikan Penghargaan Oleh Negara

Sabtu, 2 November 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA)- Dewan Pengurus Pusat Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (DPP SIGAP) menilai, sudah sepantasnya Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Bapak Prabowo Subianto memberikan apresiasi dan penghargaan atas komitmen dan jiwa nasionalisme yang ditunjukan Muzakir Manaf (Mualem) dan Malek Mahmud, usai perayaan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung  di lapangan Blang Padang, Banda Aceh pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu. 

“Keberadaan Malek Mahmud dan Mualem di hari sumpah pemuda dan upacara kenegaraan lainnya, merupakan cerminan kebesaran jiwa mereka yang tulus kembali kepangkuan ibu pertiwi demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta perdamaian yang abadi,” kata Sekretaris Jenderal DPP SIGAP Muchti Chairul H kepada Media mediaaceh.co.id, Sabtu 2 November 2019 di Banda Aceh.

 

Menurut kajian DPP SIGAP, komitmen untuk mengawal kedaulatan bangsa adalah cerminan sikap patriotik dari eks pentolan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang mana dari awal Mualem ingin menunjukan secara terbuka kepada masyarakat luas dan dunia internasional, bahwa Aceh sudah damai dan kondusif.

BACA JUGA...  Asisten III Kembali Tegaskan Tentang Netralitas ASN Aceh Utara dalam Politik

“GAM dan RI telah berkomitmen dengan perdamaian yang sudah terbina, dan bersama-sama membangun negeri serta menjaga kedaulatan NKRI untuk terus dipertahankan”.

Selain itu, Muchti juga menyebutkan, bahwa sikap kenegarawanan Mualem pernah ditunjukan pada saat negara melalui Menhan pasca Pilpres meminta Mualem mencabut statement Referendum yang digaungkannya. Saat itu Mualem mencabut kembali statement yang pernah dilontarkan agar Indonesia utuh sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pada saat itu, Mualem hanya meminta pemerintah pusat berkomitmen menyelesaikan seluruh butir-butir MoU Helsinki,” ujarnya.

Selama ini, menurut penilaian Ketum DPP SIGAP, Kontribusi Mualem sangatlah besar untuk terus merajut perdamaian di bumi serambi mekkah. “Artinya, Mualem dan Malek Mahmud diantara para tokoh paling berpengaruh yang dikenal jasanya menghasilkan kesepakatan perdamaian MoU Helsinki, juga sebagai sosok pemimpin kharismatik dengan basis pengaruh signifikan di tengah masyarakat Aceh, terutama kalangan eks kombatan GAM yang fanatik.

BACA JUGA...  Rupiah Tembus 17.300, Perekonomian Indonesia Tengah Menghadapi konvergensi krisis yang sistemik

“Berdasarkan hal tersebut, sudah sewajarnya Menteri Pertahanan Bapak Prabowo Subianto dapat memberikan apresiasi dan penghargaan atas jasa kedua tokoh ini dalam menjaga keutuhan negeri,” pungkas Muchti.

Selain itu, Ia juga menambahkan, jika Bapak Prabowo Subianto menghargai sikap kenegarawanan Mualem dan Malek Mahmud, bisa dijadikan pintu masuk Menhan kedepannya secara akomodatif untuk menempatkan pentolan eks GAM sebagai pengawal NKRI.

“Jangan nanti giliran dibutuhkan jasanya, baru didatangi dan minta berkontribusi untuk negara. Tapi setelahnya diabaikan, malah terkesan dicurigai bahkan dimata-matai. Kecurigaan seperti inilah terkesan kurang profesional dan tidak baik dalam melangsungkan perdamaian di Aceh,” ungkap Sekjen DPP SIGAP kepada media ini.

BACA JUGA...  308 Pelajar SMA Ikuti FLS2N Tingkat Provinsi Aceh 2019

Ia juga mengatakan, bahwa untuk merawat perdamaian dan menjaga keutuhan negeri ini, butuh ketulusan para tokoh untuk tulus bekerjasama dengan saling menguntungkan demi keutuhan masa depan bangsa Indonesia kedepannya.

“Oleh karena itu, para generasi Aceh yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SIGAP, akan terus eksis menyuarakan ide-ide perubahan untuk masa depan bangsa. “LSM SIGAP akan senantiasa hadir diseluruh Kabupaten dan Kota di Aceh, untuk bersuara lantang dan tegas menggaungkan ide perubahan ke arah masa depan Indonesia lebih baik,” tegasnya.

LSM SIGAP juga akan mendukung jika Pak Prabowo ikut memperoleh jasa sebagai bentuk penghargaan negara kepada tokoh eks Gerakan Aceh Merdeka. Karena ditangan generasi muda lah beban bangsa kita pikul secara bersama-sama. “Kalau bukan kita, siapa lagi, Kalau bukan sekarang, Kapan lagi,” tutup Muchti Chairul H. (Ahmad Fadil)

Berita Terkait

Wabup Asel Jabat Ketua PMI
Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA
Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:37 WIB

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Kamis, 24 September 2026 - 21:16 WIB

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 September 2026 - 17:36 WIB

Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, foto/mediaaceh.co.id.

PEMERINTAHAN

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:37 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:16 WIB

PEMERINTAHAN

Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:36 WIB