Gresik (AD- Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Senin 21 Oktober 2019 menerima Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-59 TA 2019 Wilayah Jawa Timur yang berjumlah 13 orang.
Sespimmen Polri Dikreg ke-59 TA 2019 ini dihadiri Supervisi dari Kakor WI Irjen pol Suroso Hadi Siswoyo beserta Kasespimmen dan Pejabat Sespim Lemdiklat Polri.
Para Peserta Didik yang datang mewakili berbagai Polda dari seluruh Indonesia, telah diterima oleh Bupati pada forum Ruang Graita Eka Praja yang diwakili oleh seluruh Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Gersik.
Seperti diketahui, Sespimmen merupakan sekolah lanjutan bagi anggota Polri aktif berpangkat minimal Kompol (Komisaris Polisi) dengan tujuan meningkatkan karir ke jenjang berikutnya.
Sedangkan para calon pimpinan masa depan Polri ini, dipimpin oleh Serdik Sespim AKBP Raditya Wicaksono serta didampingi oleh dua orang Perwira Pendamping yaitu, Kombes Pol Iis Raesih dan Kombes Pol Endang.
Bupati menyampaikan rasa terimakasih atas kepercayaan dari pihak Sespim Polri yang telah memilih Kabupaten Gresik sebagai objek penelitian para Serdik.
“Saya menganggap, tepat sekali para Serdik Sespim Lemdiklat Polri ini memilih Gresik. Gresik adalah salah satu kota yang berhasil menghantarkan para Kapolres untuk meraih bintang. Dari 21 Kapolres yang dinas di Gresik, sudah 4 (empat) orang yang berhasil meraih pangkat bintang. Oleh karena itu, saya berharap saudara semuanya bisa meraih bintang, dan salah satunya bisa bertugas di Gresik,” kata Sambari, melalui siaran persnya kepada media ini, Selasa 22 Oktober 2019.
Selain itu, Bupati juga mengatakan, meskipun masyarakat Gresik cenderung heterogen, namun situasi kamtibmas dan politik di Kabupaten Gresik dapat dibilang kondusif.
“Pembangunan di Gresik sangat pesat. Banyak hal yang sudah kami bangun yang dulunya tidak ada menjadi ada. Berbagai fasilitas publik mulai dari stadion, rumah sakit, pelabuhan international, puskesmas, taman teknologi pertanian, bending gerak, lumbung air dan berbagai fasilitas publik lainnya,” ungkapnya.
Ketika ditanya tentang pembangunan Sumber Daya Manusia, Bupati menyatakan, bahwa fit and pro pertest merupakan prinsip utama Pejabat Pemkab Gresik.
“Untuk meraih jabatan di Pemkab Gresik, kami tidak pernah menarik uang serupiahpun. Kami tidak peduli meski dulunya dia pendukung saya atau bukan. Bila mereka baik dan layak, maka kami tempatkan mereka pada job yang sesuai,” ujar Bupati.
Sementara itu, AKBP Raditya Wicaksono menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan dukungan dari Bupati Gresik.
“Banyak hal yang kami dapatkan terutama dalam pemantapan ilmu menejerial kami. Hal ini sangat berguna bagi kami apabila kelak menjadi pemimpin dilingkungan Polri,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kompol Imanudin yang menyebutkan, pola kepemimpinan yang disampaikan Bupati Gresik ini tentu sangat berguna bagi kami serta teman-teman semuanya untuk penataan Sumber Daya Manusia kedepannya.
Para Serdik Sespim yang hadir ke Gresik dan berjumlah 13 orang tersebut, berpangkat masing-masing, 2 (dua) orang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan 11 orang lagi berpangkat Komisaris Polisi (Kompol). Mereka mengikuti Pendidikan untuk meraih promosi jabatan pada civitas Polri.
Terakhir, Kakor WI Irjen pol Suroso hadi Siswoyo menambahkan, “Bahwa Gersik merupakan Kabupaten Luar Biasa”. (R)





