KPK : Wartawan Harus Aktif Awasi Dana Desa

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata selepas tes kesehatan capim KPK di RSPAD Gatot Subroto, Senin (26/8/2019).

Mamuju (ADC) – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata, menginginkan agar wartawan juga ikut membantu penegak hukum memonitoring penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD)

Seperti kutipan pada Tiras Nusantara, Hal yang disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada saat Konfrensi Pers di Ball Room Maleo Hotel, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, sesaat setelah mengikuti kegiatan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dan Pejanjian Kerja Sama (PKS) antara pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Barat, Pertanahan Nasional, Bank Sulselbar dan Direktorat Jendral Pajak Pada Rabu 10 Juli 2019 lalu.

BACA JUGA...  Polisi Ringkus Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Alexander, ingin agar para wartawan juga ikut mengontrol penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) yang telah di gunakan. Sampai dimana titik kebenaran penggunaan anggarannya, agar masyrakat tau. “Karena tidak mungkin KPK mengontrol turun ke Desa-desa, kalau bukan bantuan dari rekan-rekan Media”. Imbuhnya.

Lanjut Alexander menyarankan, agar keterlibatan wartawan dalam memonitoring penggunaan anggaran dana Desa, KPK dapat mengetahuinya secara cepat karena rekan media lebih aktif di lapangan. “Apakah penggunaannya sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat atau tidak”. Tuturnya.
(Amin)

BACA JUGA...  Tekan Peredaran Narkoba BNNK Sabang Lakukan Pengembangan Kapasitas P4GN