2.019 Penari Rapai Geleng Goyang HUT RI Di Abdya

Sabtu, 17 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perhelatan Rapai Geleng massal yang melibatkan 2.019 penari dari seluruh Abdya di HUT RI ke-47 tahun 2019.

Perhelatan Rapai Geleng massal yang melibatkan 2.019 penari dari seluruh Abdya di HUT RI ke-47 tahun 2019.

Blangpidie (ADC) Sebanyak 2.019 orang penari rapai geleng dari Sembilan kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019 di Lapangan bola kaki Persada Blangpidie. Sabtu 17 Agustus 2019.

Ketua BKAD (Badan Koordinasi Antar Desa), Harmansyah mengatakan dipilihnya rapai geleng sebagai seni yang akan tampil pada perayaan 17 Agustus 2019 itu, karena rapai geleng adalah identitas budaya asli Abdya yang lahir dari kecamatan Manggeng.

BACA JUGA...  TMMD Bangkitkan Semangat Belajar

Selain identitas budaya asli Abdya, lanjut Harmansyah pergelarang rapai geleng massal itu juga sebagai upaya mengkampanyekan anti narkoba serta prilaku menyimpang lainnya bagi kalangan muda.

“Dengan pelaksanaan rapai geleng massal ini, juga untuk membangkitkan semangat para pemuda Abdya dan Aceh untuk cinta terhadap kesenian dan budaya sendiri. Kita targetkan, kegiatan rapai geleng ini ini bisa memecahkan rekor MURI,” singkat Harmansyah.

BACA JUGA...  Sebanyak 46.365 Masyarakat Lhokseumawe Berhasil Divaksin

Untuk diketahui, dalam rapai gelang massal yang melibatkan 2.019 penari itu merupakan para pemuda dan pelajar yang berasal dari 152 desa dari sembilan kecamatan di Abdya. Dimana, setiap desa mengirimkan 12 orang penari untuk membuktikan identitas rapai geleng dari kabupaten setempat.

Disebutkan, tari rapai geleng ini sendiri adalah sebuah tarian yang berasal dari etnis Aceh, dimana wilayahnya sendiri berasal dari Abdya. Rapai Geleng ini sendiri dikembangkan oleh seorang anonym di Abdya.

BACA JUGA...  Ini Reaksi Setelah Disuntik Vaksin Moderna

Gerakan dari tarian ini sendiri pun memiliki makna tersendiri yang juga sangat dalam, dimana gerakan tarian ini sendiri berirama satu-satu lambar dan lama kemudai berubah menjadi cepat dan juga diiringi dengan gerakan tubuh yang masih berposisi duduk bersimpuh, meliuk ke kiri dan juga ke kanan.(TN).

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB