Tidak Menemui Titik Temu, Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Tapal Batas

Kamis, 1 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon | ADC – Ratusan warga Desa Lhok Puuk Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara kecewa dengan pihak muspika yang tidak bisa menyelesaikan konflik tapal batas antara Desa tersebut dengan Desa Matang Puntong, Rabu (31/07/2019).

Untuk melampiaskan kekecewaan itu masyarakat turun ke jalan untuk menentukan dan mencangkul badan jalan dimana menurut masyarakat badang jalan yang di cangkul itu tapal batas yang sesungguhnya, dan untuk menanda tapal batas tersebut warga minta bantu sama operator alat berat ( beco ) untuk memancangkan batu besar di tapal batas antara desa Lhok Puuk dan Mantang Puntong.Pantauan Atjehdayli.com

BACA JUGA...  Polres Sabang Gelar Silaturrahmi Dengan Muskopimda

Tokoh masyarakat Lhok Puuk T. Bakhtiar saat diwawancarai oleh media Ini di lokasi tersebut menyatakan, masyarakat merasa kecewa dengan tidak adanya kejelasan dalam beberapa kali mediasi yang di lakukan oleh pihak muspika dengan kedua belah pihak tersebut.

” Warga merasa kecewa, karna sudah beberapakali mediasi tidak ada titik temu dan kemudian dimediasi oleh pihak muspika Seunuddon, setelah dimediasi, ternyata pada saat itu ada warga Matang puntong yang melanggar dan ngecor lagi batasnya” Ujar Baktiar

BACA JUGA...  BPS Aceh Tengah Gelar Apel Sensus 2026, Haili Yoga: Jangan Ada Data Yang Salah 

Padahal, kata Baktiar, disana ada batu dan dibatu itu ada tulisan yang dituliskan oleh Camat, bukan orang lain yang menulis dibatu itu bahwa batu ini bukan tapal batas lagi.

” Warga Lhok Puuk juga merasa kecewa dengan pihak muspika dalam hal ini adalah camat, pasalnya camat sendiri pernah berjanji akan turun kelapangan untuk menyelesaikan Masalah ini, namun sampai hari ini belum juga turun ke lokasi dengan barbagai dalih.” Ungkap Baktiar

Sementara itu Camat Seunuddon Fatwa Maulana saat konfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan kita sudah pernah duduk dengan kedua belah pihak di aula kantor camat Senuddon terkait tapal batas antara desa Lhok Puuk dan Matang Puntong dan dalam rapat tersebut belum ada kesimpulan dan keputusan.

BACA JUGA...  Warga Aceh Tamiang Nikmati Air Bersih dari Solusi Bangun Indonesia 

“Terkait tapal batas desa Lhok Puuk dan Matang Puntong kita sudah duduk empat kali dan tidak ada solusi dari kedua belah pihak,” ujar Camat.

Dalam aksi protes tersebut ada pengamanan dari anggota Polsek dan anggota Daramil Seunuddon serta anggota Marinir setempat. Amatan media dilokasi. ( SF ).

Berita Terkait

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110
Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi
PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Konflik HGU Aceh Timur Memasuki Fase Kritis

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:26 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat melihat data administrasi terkait bantuan bencana di sebuah Laptop.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:44 WIB

PEMERINTAHAN

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:53 WIB

NANGGROE

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:41 WIB