Mantan Anggota Dewan Ini Minta Pemerintah Jelaskan KEK

Sabtu, 27 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan anggota DPRK Abdya yang juga pengusaha Elizar Lizam,SE.Ak

Mantan anggota DPRK Abdya yang juga pengusaha Elizar Lizam,SE.Ak

Abdya (ADC) Harapan sejumlah masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) semakin membesar. Betapa tidak, sebagai salah satu kabupaten pemekaran, Abdya masuk dalam zona pengusulan kawasan ekonomi tersebut.

Namun, meskipun sudah menjadi pembicaraan di tengah-tengah masyarakat Abdya saat, KEK itu perlu penjelasan dari Pemerintah, terkait manfaat dan kegunaan dan lokasi pasti KEK itu nantinya.

BACA JUGA...  Kiki Fitriana Ajak Perempuan Aceh Jaya Kreatif

Hal itu ditegaskan salah seorang mantan anggota DPRK Abdya yang juga salah satu pengusaha di Kabupaten Abdya, Elizar Lizam. Menurutnya, Pemerintah dipandang perlu menjelaskan terkait dengan KEK itu kepada masyarakat luas.

“KEK, Apa itu?. Perlu penjelasan dari pemerintah manfaat dan kegunaaan KEK bagi daerah dimana KEK itu berada,” sebut Elizar Lizam.

Lebih lanjut, Elizar Lizam mengakui, pengusaha masih banyak yang belum tahu tentang KEK itu secara detail. “Hal ini pernah terjadi ketika kami masih di DPRK, apa itu WTP, WDP atau disclamer yang merupakan pendapat Akuntan terhadap sebuah laporan keuangan,” katanya.

BACA JUGA...  Dipercayakan Sebagai Tuan Rumah, Abdya Matangkan Tempat Expo Ternak

Lebih tegas, Elizar Lizam beranggapan, sosialisasi atau penjelasan KEK itu kepada pengusaha dan masyarakat umum perlu dilakukan, sehingga pengusaha tidak menjadi penonton di daerah sendiri.

“Pengusaha perlu dijekaskan tentang KEK agar mereka tidak menjadi buya krueng teu dongdong, buya tamong meuseuraya,” sebut Elizar Lizam.

Pada kesempatan itu, Elizar Lizam juga menyebutkan, jika KEK dipusatkan di Surin Abdya, pengusaha lokal siap mendukung. “Dukungan pengusaha sangat kuat, yang diinginkan pengusaha saat ini adalah penjelasan tentang KEK itu,” tuntasnya.(TM).

BACA JUGA...  Sekum PESAWAT Aceh  Timur Raih Penghargaan IAIN Langsa Award 2025

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB