Pelaksanaan SMF 2019, Buat Sabang Dikenal Komunitas Yacthis

Rabu, 1 Mei 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (ADC)- Salah seorang peserta Sabang Marine Festival 2019, Luc Caleebaut, Selasa 30 April 2019 malam mengungkapkan, kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) sangat bermanfaat sebagai ajang promosi wisata Kota Sabang.

Pria asal Belgia itu mengatakan, SMF telah membuat nama Sabang di kenal oleh para komunitas yacth di dunia.

“Dulu sekitar lima atau enam tahun lalu, belum banyak yang tau tentang Sabang, sejak SMF digelar, Yacthis sudah mengenal pulau indah ini dan sudah sering berkunjung,” ungkap Luc Caleebaut pada malam penutupan Sabang Marine Festival 2019, yang berlangsung di komplek Pelabuhan CT 1, Kota Sabang.

BACA JUGA...  Forbina Ingatkan Bupati, Inspektorat tidak Berwenang Audit Dana CSR

Selain itu, luc juga menyampaikan, bahwa Sabang Marine Festival telah mengenalkan Sabang kepada para komunitas Yacth, Nahkoda kapal Layar SY. Sloep Mounche itu menceritakan pengalaman menyenangkan selama di Sabang.

“Kami menikmatinya, yang membuat kami teringat tentang Sabang adalah orangnya. Malaysia, Thailand orangnya baik-baik, tapi Sabang sangat luar biasa, sangat baik-baik, sangat ramah-ramah,” pungkasnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa para peserta SMF sebahagian besar ada penulis blog dan majalah serta youtuber. Dan pengalaman yang dirasakan di Sabang, tentunya akan diutarakan dalam tulisan-tulisan mereka.

BACA JUGA...  Wisata Bantayan Seunuddon Perlu Dukungan, Pengunjung Mengeluh, Amri: Termurah

“Saya sendiri hampir menyelesaikan video saya yang saya buat khusus untuk SMF. Besok akan saya upload di youtube dengan judul Tropical Sailing Live,” katanya.

Terkesannya dirinya dan para peserta lainya tentang Sabang, mereka memastikan akan menambah jadwal tinggal di Sabang hingga dua minggu kedepan.

“Tidak ada kekurangan apapun, kami sangat menikmatinya, kami puas dan kedepan jika ada kesempatan pada tahun depan, saya memastikan akan hadir kembali,” tutup Luc Caleebaut.

BACA JUGA...  Prediksi Leverkusen vs Roma, UEFA Europa League 10 Mei 2024

Sebagaimana diketahui, SMF 2019 diikuti 27 kapal layar wisata (Yacth) dari beberapa negara, ada Belanda, Malaysia, Australia, Prancis, Alaska, Canada, Inggris, Australia, Usa dan Belgia. Dari 27 yang terdaftar, satu kapal batal tiba karena mengalami musibah (karam) disekitar perairan Banda Aceh.

Ke-26 Yacht itu diantaranya, Adiejiwah, Babagnaff 6, Brave Heart, Frangkiz, Icaros, Jaga ii, Just Dance, Lady You, Nauti Nauti, Althea, Kali, Mandragore, Puddy Tat, Aku Angka, Millenium, Slopemouch, Tiger Balm, 2 Fast 4 You, Moanna, Wishful Thingking, Maripossa, Melemila, dan Miss Venus.  (Jalal)

Berita Terkait

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA
80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Fachrurrazi Ditetapkan Sebagai Ketua KSMI Kota Langsa 
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Safriadi Dipercayakan Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:45 WIB

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 November 2026 - 11:26 WIB

Fachrurrazi Ditetapkan Sebagai Ketua KSMI Kota Langsa 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB