Juri Freediving Asal Selandia Baru Puji Keindahan Sabang

Rabu, 7 November 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SABANG, AP- Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2018 melibatkan empat juri untuk memberikan penilaian di event tersebut. Para juri ini terdiri dari Indonesia sebanyak dua orang, Selandia Baru satu orang, dan Filiphina satu orang.

Juri kepala dipercayakan kepada Wayne John Wight asal Selandia Baru yang mengaku sudah pernah mengikuti kompetisi serupa di Sabang. Wayne juga mengagumi keindahan bawah laut Sabang.

BACA JUGA...  Surat Kemanusian dari Aceh Selatan: Mahar dari Suami Tercinta Saya Berikan Untuk Palestina

“Ini adalah tahun kedua saya di Sabang. Kondisinya sangat bagus. Ini adalah tempat yang unik untuk didatangi,” kata pria dari Association Internationale pour le Development de I’Apnee (AIDA)–salah satu Lembaga Freediving Internasional–tersebut, di sela-sela kegiatan SIFC 2018, Selasa (06/11/2018) kemarin.

Pria tersebut bahkan mengharapkan kompetisi internasional tersebut dapat digelar lagi tahun mendatang. “Kita berharap dapat kembali ke sini,” kata Wayne John.

BACA JUGA...  Aksi Protes Tabung Elpiji Bukan di Tanjung Selamat  

Selain Wayne John, juri lainnya yang ikut dilibatkan dalam SIFC 2018 adalah John Folkvord dari Filiphina. Kemudian ada Bayu Widia dan Lily Winda asal Indonesia.

Senada dengan Wayne, Lily juga mengaku senang berada di Sabang. Dia mengatakan hingga saat ini perhelatan kompetisi berjalan aman. Dia juga mengagumi keindahan Sabang. Namun, Lily meminta pemerintah setempat untuk turut mempromosikan lokasi-lokasi wisata di Sabang kepada para peserta SIFC 2018.

BACA JUGA...  IPPEMAS Gelar Mubes Ke-XV, Pj Wali Kota: Dukung Pemerintah Bangun Sabang 

“Sediakan keterangan tempat-tempat untuk wisata yang lain. Jadi banyak yang dapat dilihat para wisatawan, seperti saya yang belum pernah ke Pantai Kasih atau Pantai Pasir Putih,” kata Lily. (r)

Berita Terkait

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat
Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah
Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional
SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 
HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian

Minggu, 6 September 2026 - 12:59 WIB

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WIB

SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB