800 Tahun Samudera Pasai, Ayah Wa: Jika Tak Bisa Lebih Baik, Jangan Kurangi Warisan Indatu

Senin, 7 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM dan Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang, S.I.Kom foto bersama dengan menggunakan pakaian adat Aceh dalam rangka menyambut Milad ke-800 Samudra Pasai dan Aceh Utara.

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM dan Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang, S.I.Kom foto bersama dengan menggunakan pakaian adat Aceh dalam rangka menyambut Milad ke-800 Samudra Pasai dan Aceh Utara.

Dalam pidato sambutannya yang disampaikan menggunakan bahasa daerah, Bupati Ayah Wa menekankan pentingnya menjaga warisan leluhur sebagai bagian dari identitas dan pondasi pembangunan Aceh Utara di masa mendatang.

“Hidup kita ibarat seutas tali yang saling menyambung. Apa yang kita terima dari indatu (leluhur), harus kita teruskan kepada anak cucu. Masing-masing kita seperti seurat benang yang membentuk kain, seperti sebuah gelang yang membentuk rantai,” ujar Ayah Wa.

BACA JUGA...  Asesmen JPT Eselon II untuk Meningkatan Kinerja dan Performa Pelayanan pada Masyarakat

Menurutnya, peringatan HUT ke-800 Samudera Pasai bukan semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah sekaligus membangun kesadaran generasi masa kini terhadap tanggung jawab melanjutkan warisan para leluhur.

Ia menjelaskan, penetapan Hari Jadi Kabupaten Aceh Utara merujuk pada Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 10 Tahun 2017 tentang Hari Jadi Kabupaten Aceh Utara yang diperingati setiap 7 September.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Utara, Ayah Wa Terima Bantuan Masa Panik dari Provinsi Aceh

Momentum tersebut, kata Ayah Wa, menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Aceh Utara sebagai wilayah yang memiliki sejarah panjang dan tidak terpisahkan dari peradaban Samudera Pasai.

“Samudera Pasai bukan hanya bagian dari cerita masa lalu. Di sini pernah tumbuh pusat perdagangan, ilmu pengetahuan dan syiar Islam. Karena itu, sejarah tersebut harus menjadi pijakan bagi kita untuk membangun masa depan,” katanya.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Utara Ayah Wa Buka Puasa Bersama Masyarakat di Masjid Baiturrahim

Berita Terkait

Ayah Wa Luncurkan ATM Aceh Utara Bangkit di Malam Harlah Samudra Pasai
Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha
Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu
Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 
Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang
Ayah Wa Tinjau Kesiapan Anjungan Budaya Jelang Milad Ke-800 Aceh Utara
Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah
Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:00 WIB

Ayah Wa Luncurkan ATM Aceh Utara Bangkit di Malam Harlah Samudra Pasai

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Senin, 7 September 2026 - 20:31 WIB

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 September 2026 - 20:09 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Ayah Wa: Jika Tak Bisa Lebih Baik, Jangan Kurangi Warisan Indatu

Senin, 7 September 2026 - 19:50 WIB

Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB