BENER MERIAH | MA – Sebanyak 60 karateka muda dari Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) Kabupaten Bener Meriah mengikuti ujian kenaikan sabuk pada Ahad, 27 Juli 2025.
Kegiatan ini berlangsung di lapangan Batalyon Satria Musara 114 SM dan menjadi momen penting dalam proses pembinaan atlet karate di daerah tersebut.
Ujian kenaikan sabuk ini disaksikan langsung oleh Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Bener Meriah, Mashuri, bersama para pengurus FORKI dan pelatih KKI. Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak yang peduli terhadap perkembangan olahraga karate di Kabupaten Bener Meriah.
Mashuri menyampaikan bahwa ujian kenaikan sabuk merupakan proses evaluasi penting untuk mengukur kemajuan karateka, baik dari segi teknik, mental, maupun karakter.
“Ujian ini adalah bagian penting dari pelatihan karate. Ini menandakan pencapaian tingkatan baru dan mendorong pengembangan diri lebih lanjut,” ujarnya.
Mashuri juga menyoroti kondisi atlet karate di Bener Meriah yang saat ini dinilainya masih sangat terbatas. Ia mengaku prihatin karena hanya ada empat atlet yang bisa mewakili daerah dalam ajang Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra Pora) yang akan digelar di Simeulue pada akhir Agustus 2025.




