Human Error, Diduga Penyebab Kebakaran Hutan di Aceh

HT Ahmad Dadek, Kepala BPBA . Foto: Dahlan

Banda Aceh (ADC) – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) merilis sedikitnya sudah ada 13 Kabupaten/kota yang mengalami kebakaran hutan dalam sepekan terakhir, yakni Kabupaten Nagan Raya, Bener meriah, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh jaya, Gayo luwes, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Aceh Barat, Kota Banda Aceh dan Kota Sabang.

Seluruhnya berhasil dipadamkan setelah diturunkan tim pemadam kebakaran baik dari daerah kejadian maupun dari BPBA. Tidak terjadi korban jiwa manusia dari sejumlah kebakaran hutan dan lahan tersebut, namun sejumlah area hutan lindung di beberapa wilayah kebakaran sempat memgalami rusak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh H. T Ahmad Dadek, yang dikonfirmasi media ini melalui saluran telponnya Kamis, 11 Juli 2019 malam, mengatakan bahwa sudah 50 persen lebih kabupaten/kota di Aceh mengalami kebakaran hutan dalam sepekan terakhir. Daerah yang paling luas terjadi kebakaran ialah di Kabupaten Nagan Raya, dimana mencapai 37,5 Hektar yang tersebar di 4 kecamatan di Nagan Raya, yakni Kecamatan Kuala Pesisir, Tripa Makmur, Tadu Raya dan Darul Makmur.

BACA JUGA...  Babinsa Gampong Cot Abeuk Sabang Sumbang Darah Untuk Warga

Total hutan yang terbakar hingga laporan tersebut dirilis mencapai luas 121,4 Hektar lahan dan hutan yang sudah terbakar dan telah berhasil dipadamkan. Sementara Kabupaten ke 13 dari catatan BPBA yaitu Aceh Barat, sedang terjadi gejolak api yang terjadi di Kecamatan Johan Pahlawan dan petugas sedang berupaya melakukan pemadaman, terkait luas belum dapat dilaporkan karena masih dalam tahap proses pemadaman api.

” Saat ini petugas sedang melakukan pemadaman api di area kebakaran di Aceh Barat, belum dapat dipastikan luas area yang terbakar,” kata Ahmad Dadek.

BACA JUGA...  Diikuti Ribuan Warga, Jalan Sehat Prabowo-Gibran Berlangsung di Aceh Tamiang

Disinggung soal penyebab kebakaran yang terjadi selama ini, mantan Kepala Bappeda Aceh Barat ini menyebutkan hingga saat ini masih diprediksi sebagai akibat human error yang kurang peduli terhadap lingkungan. Selain itu, kebakaran hutan juga diakibatkan dari los kontrolnya sejumlah petani yang melakukan pembakaran lahannya, sehingga api menjalar  hutan lindung atau hutan sekitar secara tidak sengaja.

“Umumnya akibat human error, baik membakar sampah sembarang atau dengan membuang puntung rokok sembarang saat melintasi hutan yang mudah terbakar, ada juga yang disebabkan oleh lalainya pemilik lahan yang sedang dibakar, sehingga api merembes ke hutan sekitar,” demikian jelas mantan Camat Kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat ini.

BACA JUGA...  Jadi Buta Karena Keracunan Vodka, Pria Ini Sembuh Setelah Diberi Whisky

Selain itu, Pihak BPBA menyebukan juga telah melakukan berbagai upaya dalam rangka penindakan terhadap kebakaran yang terjadi dengan berbagai dukungan pelaratan dan personil yang dikirim ke wilayah musibah terjadi. Diharapkan kepada seluruh elemen untuk saling menjaga dan memberi bantuan tatkala musibah terjadi di daerahnya sebelum petugas tiba ke lokasi TKP, guna mencegah kerugian dan kerusakan yang lebih besar terhadap lahan dan hutan dan juga saling menjaga dan mencegah timbulnya kebakaran hutan.

” Saya harap kepada seluruh elemen agar saling mrnjaga dan membantu jika kebakaran terjadi supaya dapat memperkecil kerugian, dan yang terpenting adalah mencegah kebakaran terjadi,” demikian pesannya. (Dahlan).

Detil Laporan Kahutla di Aceh Pekan ini