MQF Aceh Besar Ditutup, Waled Husaini: Tahun Depan Harus Ikut Serta Santriwati

Kamis, 18 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (ADC) Musabaqah Qiaatil Kutub dan Fahmil Kutub resmi ditutup oleh Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab, Kamis, 18 Oktober 2018 pagi dihalaman Masjid Agung Al munawarrah Kota Jantho.

Penutupan lomba Kita Kuning ini di awali dengan pengumuman penang dan pemberian hadiah serta penampilang juara pertama cabang Qiraatil Kutup dihadapan para undangan. Selanjutnya sambutan sekaligus penutupan yang dilakukan oleh Waled Husaini.

Dalam pidato penutupannya Wakil Bupati Aceh Besar sekaligus pimpinan Dayah Ruhul Fata selimum ini, memerintahkan pihak terkait untuk melanjutkan program MQF tersebut ditahun selanjutnya dengan kapasitas lebih besar. Bahkan ia berjanji selaku pemerintah Aceh Besar akan memberikan dukungan penuh dalam berbagai hal demi terlaksananya kegiatan tersebut dimasa mendatang.

Selanjutnya, Waled Husaini yang saat ini sebagai pimpinan eksekutif di Aceh Besar juga mengharapkan dukungan dari pihak legislatif untuk dapat mendukung penuh program ketangkasan santri santri dayah dalam soal ilmu itu, sehingga dapat terwujudnya cita cita bangsa dalam mendorong peningkatan sumber daya manusia dalam ilmu.

BACA JUGA...  Dirlantas Polda Aceh Buka Lomba Cerdas Cermat Lalu Lintas di Unsyiah

“Pemerintah mendukung penuh kegiatan ini dan kepada pihak legislatif juga kita minta untuk dapat memberikan dukungannya, supaya kegiatan lomba Qiraatil Kutub dan Fahmil Kutub ini didukungnya,” kata Waled Husaini.

Menurut waled Husaini yang notabennya adalah ulama dayah dari Aceh Besar ini, lomba kitab kuning ini merupakan salah satu solusi mendorong generasi tekun dalam belajar dalam rangka mencetak ulama ulama muda Aceh Besar kedepan. Kecuali itu, Potensi yang dimiliki para santriwan santriwati di Aceh Besar sangat membanggakan dalam soal pemahaman ilmu agama islam.

“Potensi yang luar biasa dimiliki anak anak kita di Aceh Besar, maka tugas kita sekarang mendorong, mendukung dan memberikan semangat kepada mereka, salah satunya adalah melalui lomba seperti ini,” terang wabup Husaini.

Kepada Dinas Pendidikan Dayah, dikesempatan tersebut juga mengingatkan agar pada kegiatan mendatang juga mengikutsertakan para santriwati yang ada didayah dayah di Aceh Besar, dan seluruh dayah yang ada di Kabupaten tersebut diharapkan dapat ambil andil pada kegiatan selanjutnya.

BACA JUGA...  Kadisdikbud Aceh Utara Resmikan K3S, Tarian Didong Meriahkan Pembukaan KKG di Langkahan

” Kedepan tolong juga diikutkan para santriwati dan semua dayah yang ada diberikan kesempatan ikut serta,” demikian pesan waled Husaini.

Musabaqah Qiraatil Kutub dan Fahmil Kutub tahun 2018 ini diikuti oleh 75 peserta yang digelar sejak Selasa hingga kamis (16-18) Oktober 2018. Sebagai pemenang pada musabaqah tersebut ialah.

Cabang Fahmil Kutub Dayah Istiqamatuddin Mua’rif Lam Ateuk sebagai juara I, Dayah Ule Titi Siron juara II, Dayah Darul Aman Lubuk juara III dan Dayah Mahlul Ulum Alziziah Sibreh sebagai harapan I. Sedangkan untuk Cabang Qiraatil Kutup tingkat Ula, juara I diraih oleh M. Rizki Nurkhalid dari Dayah Mahlul Ulum Alziziah Sibreh, juara II M. Rizami dari Dayah Islamuddin Al Amiriah Cot Mahdi, juara III Amir Hamzah dari Dayah Nidaul Fata Cot Keu eung, dan Harapan I, Muammar Khadafi dari Dayah Darul Muta Alimin Melayo.

Tungkat Wusha, juara pertama diraih oleh M.Arrifqi dari Dayah Ulee Titi Siron, juara II Junaidi dari Dayah Daruz Zaihidin Lam Ceu, Juara III diperoleh santri Dayah Istiqamatuddin Mua rif Lam Ateuk, Marhalim, dan harapan I diraih oleh M. Reza Kamal Santri Dayah Islamuddin Al Amiriah Cot Mahdi.

BACA JUGA...  Pemko Sabang Terima Mahasiswa KKN Asal Unsyiah dan UGM

Sementara tingkatan tertinggi yaitu Qiraatil Kutub tingkat Ulya, Juara I diraih Oleh Ubaidillah dari Dayah Mahlul Ulum Alziziah Sibreh, Juara II diraih oleh Usmanuddin dari Dayah Ulee titi Siron, juara III dipegang oleh Santri Dayah Thalibul Huda Bayu, Wirman dan, Harapan I jatuh kepada Rahmad Rinaldi dari Dayah Tengku Chiek Disampang Meunasah Tutong.

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Besar Adi Darma dalam laporannya, mengatakan kegiatan para pemenang di Musabaqah Qiraatil Kutub dan Fahmil Kutub ini juga dipersiapkan sebagai ustusan Aceh Besar untuk mengikuti musabaqah serupa ditingkat Provinsi Aceh dan Nasional Kedepan.

“Para pemenang ini juga akan disiapkan sebagai perwakilan Aceh Besar ke tingkat Provinsi dalam kegiatan serupa kedepan,” kata Adi Darma dalam laporannya. (Dahlan)

Berita Terkait

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 
Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial
Erlizar Rusli Kupas Hukum
SMK Negeri 1 Lhoksukon dan Restu Motor Hadirkan Layanan Service Hemat bagi Warga

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial

Berita Terbaru

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB

Saat anggota TNI memadamkan api hutan terbakar.

MILITER

TNI Padamkan Api 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:44 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan Serambi Award 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 17:35 WIB