Pengamat lokal menilai kemenangan dengan selisih suara cukup jauh menunjukkan legitimasi politik yang kuat bagi Zulfitra.
Namun legitimasi itu juga menghadirkan ekspektasi tinggi dari masyarakat.
Jika perubahan yang dijanjikan tidak segera terlihat, dukungan politik bisa cepat berubah menjadi kritik.
Di banyak kampung, persoalan pelayanan publik sering kali menjadi keluhan utama masyarakat, mulai dari pengurusan dokumen hingga transparansi penggunaan anggaran desa.
Kampung Tupah kini menghadapi fase baru. Warga telah menentukan pilihan melalui proses demokrasi yang berlangsung damai.
Kini mereka menunggu apakah kemenangan telak itu benar-benar akan diterjemahkan menjadi perubahan nyata.
Warga Menunggu Bukti
MINGGU sore itu, penghitungan suara berakhir. Kerumunan perlahan membubar.
Sebagian warga pulang dengan wajah lega, sebagian lain memilih diam menerima hasil.
Di tengah hiruk-pikuk kemenangan, satu hal yang tersisa adalah harapan.
Kampung Tupah telah memilih pemimpin baru.
Kini, warga menunggu pembuktian: apakah kemenangan besar Zulfitra akan melahirkan perubahan besar pula bagi kampung mereka. [].


