Wali Kota Banda Aceh Sambut Hangat Ide Smoke-Free City

Kamis, 1 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman, SE, AK, MM, dan  Direktur Eksekutif The Aceh Institute, Fajran Zain berpose bersama usai melakukan diskusi terkait program Smoke- free City, di balai walikota setempat di Banda Aceh, beberapa waktu lalu. Foto: ist.

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman, SE, AK, MM, dan Direktur Eksekutif The Aceh Institute, Fajran Zain berpose bersama usai melakukan diskusi terkait program Smoke- free City, di balai walikota setempat di Banda Aceh, beberapa waktu lalu. Foto: ist.

Banda Aceh (ADC) – Aminullah Usman, Walikota Banda Aceh menerima kunjungan dari The Union, lembaga internasional yang bergiat dalam bidang kesehatan masyarakat di Pendopo siang tadi. Dalam kunjungan ini Walikota mendiskusikan beberapa usulan program terkait dengan implementasi Qanun 5/2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Banda Aceh.

Kunjungan ini difasilitasi oleh The Aceh Institute (AI), sebuah lembaga penelitian dan kajian kebijakan publik berbasis di Aceh. Dalam catatan pembuka, Dr. Tara (Konsultan The Union) menyampaikan tujuan lembaga mereka untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan udara yang sehat di Indonesia, termasuk di Aceh. Banda Aceh akan dijadikan pilot project guna tercapainya tujuan tersebut, dengan pertimbangan Kota Banda Aceh sudah memiliki fondasi dengan adanya Qanun 5/2016 dan Peraturan Walikota (Perwali) yang mengatur khusus tentang kawasan tidak boleh merokok.

BACA JUGA...  Muslim: BSI Harus Berfungsi Maksimal Selama Idul Fitri

Sebagai catatan tambahan, Direktur Eksekutif The Aceh Institute, Fajran Zain menambahkan bahwa tawaran program dari The Union ini sangat produktif dan strategis bagi kemajuan Kota Banda Aceh dalam upayanya mewujudkan Kota Banda Aceh yang bebas asap rokok, sesuai dengan Visi Aceh Green, dan visi Kota Banda Aceh sebagai Kota Ramah Anak (Child-Friendly City).

Catatan ini diperkuat oleh Farah Diba (Center for Tobacco Control Studies, CTCS) yang mengatakan bahwa Banda Aceh harus serius dalam menangani isu rokok agar bisa meningkatkan status Kota Ramah Anak dari level Madya ke level selanjutnya.

BACA JUGA...  Pj Bupati Azwardi: Petugas PPK Harus Bekerja Profesional dan Jaga Netralitas

Kunjungan delegasi yang berjumlah 15 orang ini mendapat sambutan hangat dari Walikota. Beliau menambahkan bahwa inisiatif yang dibawa ini sejalan dengan Misi ketujuh yang diusung oleh pasangan Amin-Zainal pada saat kampanye dulu yaitu menciptakan masyarakat Kota Banda Aceh yang sehat dan sejahtera. Keterangan ini diperkuat oleh Bapak Warqah Helmi (Kepala Dinas Kesehatan) dan Asisten III Pemko yang juga turut hadir mendampingi beliau selama acara berlangsung.

BACA JUGA...  Ada Indikasi Skandal Dibalik Pengunduran Bustami Hamzah, KPK Harus Usut

Walikota berjanji dalam waktu dekat akan mengkaji, dan pada prinsipnya setuju dengan ide menghapuskan iklan-iklan rokok di tempat umum, khususnya di sepuluh area utama KTR seperti yang termaktub di dalam Qanun. Target akhirnya adalah menjadikan Banda Aceh sebagai kota bebas asap rokok (smoke-free city) hingga masa pemerintahan beliau selesai. Untuk kepentingan pencapaian tujuan tersebut, dalam waktu dekat walikota akan mengeluarkan peraturan terkait.

Di akhir diskusi, Fajran Zain selaku Direktur Eksekutif Aceh Institute menyatakan kesiapan lembaga untuk selalu menjadi partner pemerintah Kota Banda Aceh dalam merealisasikan pemberlakuan muatan Qanun 5/2016 tersebut. (***)

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih
Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Berita Terbaru

TNI bersama warga Ase sedang melakukan pekerjaan pembangunan jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan Beton di Aceh Selatan 

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:36 WIB

KESEHATAN

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:27 WIB

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB