Tutup Festival Literasi, Rita Mayasari Dorong Literasi Jadi Kebiasaan Masyarakat

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem literasi yang kuat. Jadikan membaca sebagai kebutuhan, menulis sebagai kebiasaan, dan belajar sebagai bagian dari kehidupan kita setiap hari,” katanya.

Selain menutup festival tersebut, Rita Mayasari juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba sekaligus melantik kepengurusan baru Bunda Literasi Aceh Besar periode 2026–2031.

BACA JUGA...  UKW PWI-BUMN Sediakan Rp 50 Juta untuk Lomba Ini

Festival Literasi yang berlangsung sejak Senin (20/7/2026) tersebut diikuti oleh pelajar dan pegiat literasi dari berbagai wilayah di Aceh Besar. Sejumlah perlombaan digelar untuk menumbuhkan minat baca dan kreativitas, di antaranya lomba bertutur tingkat SD/MI, lomba baca puisi tingkat SMA/sederajat, lomba lacak pustaka, serta pameran produk perpustakaan gampong berbasis Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

BACA JUGA...  Senator Fachrul Razi: Stop Perpanjangan HGU PT Laot Bangko, Kembalikan Tanah ke Rakyat

Rita juga mengucapkan selamat kepada para pengurus Bunda Literasi Aceh Besar yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui berbagai program yang mampu memperluas gerakan literasi hingga ke tingkat gampong.

“Pengurus yang baru saya harapkan mampu menjadi penggerak literasi di setiap wilayah. Mari kita hadirkan program-program yang menyentuh masyarakat sehingga budaya membaca dan belajar semakin berkembang di Aceh Besar,” tuturnya.