“Data ini menunjukkan adanya perbaikan yang cukup signifikan dalam perekonomian Pidie Jaya. Meskipun kemiskinan masih menjadi tantangan, namun secara keseluruhan, kita melihat perkembangan yang menggembirakan, baik dalam sektor pertanian maupun dalam pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat,” ujar Fakhriadi.
Tak hanya itu, Kabupaten Pidie Jaya juga berhasil melampaui rata-rata Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Aceh. Pada 2024, IPM Pidie Jaya tercatat sebesar 76,39, lebih tinggi dibandingkan dengan IPM Provinsi Aceh yang hanya mencapai 75,36. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun masih ada pekerjaan rumah, pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat menunjukkan perkembangan yang positif.
Dengan capaian ini, Pidie Jaya diharapkan terus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi yang positif dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan melalui program-program yang lebih terarah dan efektif.(TM)




