Tiga Bulan Tidak Bayar Listrik, Markas PMI Aceh Besar Gelap Gulita

Jumat, 4 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (MA)- Kantor Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Aceh Besar yang berada di jalan Bandara Sultan Iskandar Muda, Gampong Bada, kini kondisinya gelap gulita. Pasalnya, listrik di kantor tersebut, listriknya telah padam sejak pertengahan bulan September 2019 lalu.

Berdasarkan informasi yang diterima Media mediaaceh.co.id, dari salah satu relawan PMI yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa padamnya listrik di markas PMI ini, dikarenakan pihak PLN telah memutuskan arus listrik karena tagihannya belum dilunasi alias menunggak. Sedangkan besaran tagihan yang harus dibayarkan, mencapai Rp.6.395.400,- (Enam Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Empat Ratus Rupiah).

BACA JUGA...  MENANTI CAIRNYA BANTUAN KORBAN BANJIR ACEH TAMIANG

“Ya, pihak PLN telah memutuskan arus ke Kantor PMI Cabang Aceh Besar, karena adanya tunggakan pembayaran,” ungkapnya kepada Media ini, Jum’at 4 OKtober 2019.

Selain itu, Ia juga mengaku, salah satu alasan kenapa PLN memutuskan arus listrik, karena sudah dua kali surat penagihan dilayangkan ke Kantor PMI untuk melunasi tagihan listrik, namun tidak juga dibayarkan, namun dirinya menolak berkomentar lebih banyak tentang hal itu.

BACA JUGA...  Harapan Calon Walikota Lhokseumawe Fathani Kepada Anggota DPRK Baru

“Memang benar, sudah tiga bulan ini, PMI telah menunggak pembayaran rekening listrik, sehingga pada akhirnya, pihak PLN memutuskan sambungan arus listrik ke kantor kita. Untuk lebih jelasnya, silahkan tanya saja langsung kepada Kepala Markas,” kata Relawan PMI  yang sehari-hari bertugas di Markas PMI tersebut.

Dengan kondisi PMI Aceh Besar seperti ini, kami pasti sangat sedih. “Selaku relawan PMI, kami berharap kepada pengurus PMI dan Pemerintah Aceh Besar, untuk turut peduli terhadap nasib Kantor markas PMI Aceh Besar ini. Harapan kami, semoga arus listrik cepat tersambung kembali, sehingga para relawan bisa kembali beraktifitas di malam hari,”tutupnya. (Darwin).

BACA JUGA...  Aduh, 30 Hari Tak Tidur Begini Jadinya

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB