Soal PT. Medco, Pemuda Aceh di Jakarta Ikut Bicara

Jumat, 26 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (ADC)- Pemuda Aceh kelahiran Aceh Timur yang kini menetap di Jakarta, Teuku Azril (Foto) ikut bicara terkait beragam gejolak yang muncul pasca ladang gas Blok A Aceh Timur, Aceh, digarap PT. Medco E&P. Bukan sekedar bicara tapi dia juga mengecam.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkesan tidak mampu menuntaskan persoalan yang hingga sekarang tidak kunjung selesai,” sebut Teuku Azril dalam rilis pers yang diterima mediaaceh.co.id, Kamis, 25 Januari 2018.

Kata Azril, sikap PT. Medco E&P seperti acuh tak acuh terhadap kondisi di lingkungan perusahaan tersebut membuktikan bahwa pemerintah setempat tidak mampu mengatur kegiatan usaha yang digerakan investor luar.

BACA JUGA...  PWI Pusat Atal S Depari Beri 'Sinyal' Untuk Ketua PWI Riau

“Pemkab Aceh Timur seharusnya berperan untuk mencarikan solusi dan menjamin tidak akan ada yang dirugikan terutama masyarakat,” nilai Azril.

Sambung Azril, perusahaan migas PT. Medco Energi juga diminta untuk tidak bermain ceroboh. Apalagi bila perusahaan Medco ingin membangun nilai ekonomis penting di Provinsi Aceh.

“Jangan kita terlalu jauh bicara Aceh. Persoalan Aceh Timur saja hingga sekarang belum ada solusi,” sebutnya.

BACA JUGA...  HMI Cabang Takengon Peringati Dies Natalis ke-79 

Pria muda yang sering kontroversi ini mengaku heran siapa sebenarnya yang tidak memahami persoalan, Pemerintah atau Medco yang melanggar aturan yang telah disepakati bersama.

“Pemimpin di Aceh Timur seolah tidak menghiraukan nasib rakyat nya,” nilai dia.

Sikap sama, kata dia juga dilakukan perusahaan Medco seperti sengaja memilih tidak peduli atas segala kritikan yang dialamatkan kepada mereka. Sebutnya, PT. Medco berpikir kritik sosial lambat laun akan hilang seiring berjalan waktu.

BACA JUGA...  Putra Tgk Bantaqiah Soroti Tambang Pasca Banjir

“Saya melihat Pemkab dan PT. Medco sama-sama tidak melihat sisi sosial yang ada di sana. Sungguh sangat prihatin Aceh Timur punya pemimpin seperti itu,” pungkasnya menyesali kondisi masyarakat sekarang.

 Terkait kecaman dan penilaian dari tokoh muda Aceh di Jakarta ini, redaksi mediaaceh.co.id belum berhasil melakukan konfirmasi baik kepada Pemerintah setempat maupun PT. Medco E&P sendiri.(R)

Berita Terkait

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB