Sistem Pengendalian dan Monitoring Wujudkan Pembangunan Yang Efektif dan Efisien

Jumat, 27 Oktober 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Rapat Administrasi Pembangunan (Ist)

Pembukaan Rapat Administrasi Pembangunan (Ist)

Banda Aceh (MEDIAACEH)– Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Kamaruddin Andalah mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan yang efektif dan efisien diperlukan sistem pengendalian serta monitoring yang dinamis sehingga pembangunan akan selaras dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kamaruddin dalam sambutannya saat membuka rapat Pengendalian Pelaksanaan Administrasi Pembangunan Aceh di Hotel Hermes, Rabu (25/10).

“Optimalisasi perencanaan dan pengendalian pembangunan harus kita tingkatkan sesuai perkembangan dan kebutuhan lapangan,” kata Kamaruddin.

BACA JUGA...  Tutup Celah Korupsi di Aceh, KPK Dorong Peningkatan Capaian MCP

Pengendalian pembangunan kata Kamaruddin bertujuan untuk menjamin terjalinnya sinkronisasi dan sinergi perumusan strategi, perencanaan strategis, penyusunan program, penyusunan anggaran, kinerja dan pemantauan pembangunan.

Selain itu juga untuk menunjang salah satu misi Pemerintah Aceh, yaitu mewujudkan revitalisasi fungsi perencanaan daerah dengan prinsip evidence based planning secara efektif, efisien dan berkelanjutan serta memperjuangkan dan mempertahankan kepentingan rakyat.

Untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut, dibutuhkan regulasi yang mendorong adanya system administrasi sebagai pedoman pelaksanaan pengendalian pembangunan.

BACA JUGA...  Ketua PN Jantho Lakukan Simulasi e-Berpadu Bersama Penegak Hukum 

“Kita pantas bersyukur, sebab saat ini kita telah memiliki Rancangan Peraturan Gubernur Aceh yang mencakup pedoman pengendalian administrasi pembangunan itu,” ujar Kamaruddin.

Kamaruddin juga menyampaikan, Pemerintah Aceh telah melakukan langkah-langkah efesiensi dan efektitas pembangunan baik perencanaan, penganggaran maupun monitoring  melalui program Sistem Informasi Aceh Terpadu.

‘Saat ini kita telah melakukan perencanaan melalui e-planning, kemudian juga sedang dikembangkan konektifitas antara e-planning dan e-budgeting,  e-perencanaan dan e-pengganggran serta pengembanan e-pelaporan” kata Kamaruddin.

BACA JUGA...  Tim Kemenkes RI Adakan Monitoring di Bener Meriah 

Kamaruddin berharap, Pemerintah Kabupaten/Kota dan provinsi terus membangun koomunikasi yang efektif supaya usulan-usulan dan kebutuhan masyarakat di tingkat Kabupaten/Kota tidak tumpang tindih dalam perencanaan.

“Melalui pertemuan ini, mudah-mudahan kita dapat merumuskan langkah yang tepat untuk melahirkan kebijakan pengendalian pembangunan guna mendukung pembinaan dan pengawasan pelaksanaan urusan Pemerintahan Aceh, sehingga semua program dan kebijakan yang dijalankan terlaksana dengan baik, efektif dan efisien,” ujar Kamaruddin. (r)

Berita Terkait

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA
FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers
H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Muhammad Saleh: Siap Berkolaborasi 
Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 
TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi
Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:25 WIB

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:12 WIB

H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB