Sepiring Gizi, Segenggam Harapan

Senin, 20 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sepiring Gizi, Segenggam Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Sepiring Gizi, Segenggam Harapan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Di tengah acara sederhana namun hangat itu, Drs. Maddiah, Asisten II Setdakab Aceh Tamiang, berdiri memberi sambutan mewakili bupati.

Ia menegaskan bahwa program seperti SPPG bukan hanya urusan dapur dan nasi bungkus, tetapi tentang masa depan bangsa.

“Pemenuhan gizi yang baik adalah pondasi sumber daya manusia yang unggul,” katanya, “anak-anak yang kenyang, sehat, dan bahagia hari ini adalah modal pembangunan esok.”

Suara Maddiah berpadu dengan tepuk tangan ibu-ibu dapur yang berdiri di barisan belakang. Beberapa menunduk, matanya berkaca. Mungkin karena tahu: dari tangan mereka, masa depan sedang dimasak.

BACA JUGA...  KRI TNI-AL dr Soeharso Obati Ribuan Masyarakat Selama Sail Sabang

Ritme Dapur dan Cita-Cita

Di dapur yang baru diresmikan itu, Surya Dharma, Kepala SPPG Tangsi Lama, terlihat sibuk mencatat jumlah porsi yang siap diantar ke sebelas sekolah di Kecamatan Seruway.

“Awal minggu pertama 1.685 pelajar, minggu kedua meningkat jadi 2.885 pelajar,” katanya, sambil tersenyum bangga.

Di balik angka-angka itu, ada kisah sederhana, sepiring nasi, sepotong telur, segenggam sayur hijau, dan senyum anak-anak yang tidak lagi datang ke sekolah dengan perut kosong.

BACA JUGA...  Rumah Semi Permanen Terbakar Di Langkahan

Antara Dapur dan Doa

Program makan bergizi gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto kini menjelma menjadi gerakan kemanusiaan di banyak desa. Namun di Aceh Tamiang, pelaksanaannya terasa begitu dekat dengan denyut rakyat [lewat yayasan kecil, dapur sederhana, dan semangat gotong royong].

“Program ini bukan tentang siapa yang memberi, tapi tentang bagaimana kita semua saling menjaga,” ucap Syahril, menutup harinya dengan suara pelan.

Ia percaya, kebaikan harus dimulai dari hal kecil, dari sebungkus nasi yang disiapkan dengan cinta.

BACA JUGA...  Warga Terdampak Covid-19 di Pedalaman Aceh Utara Terima Bansos

“Kita ingin anak-anak belajar dengan hati tenang dan perut kenyang. Karena di situlah ilmu tumbuh, dan bangsa berdiri tegak.”

[Syahril Nasir, Ketua Yayasan Berkah Negeri Berseri].

Menjelang sore, ketika dapur mulai sepi dan panci besar tinggal sisa kuahnya, suara tawa anak-anak di halaman sekolah masih terdengar.

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB