Sempat Vira di Medsos, Kalimat Tauhid di Gapura Tasulsa Diperbaiki

Kamis, 9 Agustus 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | AP – Setelah viral di media sosial tulisan Kalimat Tauhid di Gapura Taman Sultanah Safiatuddin (Tasulsa), di mana sebelumnya tertulis اشهد ان الا ا له الله meninggalkan kalimat الا, akhirnya panitia Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) Ke-7 memperbaiki tulisan tersebut dengan menambah الا.

Pantauan awak media, Rabu 08 Agustus 2018 sekitar Pukul 08.00 WIB, tulisan kalimah syahadat itu telah disempurnakan. Namun, pihak panitia belum memberi keterangan, kenapa hal tersebut bisa terjadi, apalagi kejadian tersebut terjadi di negeri bersyariat Islam, Provinsi Aceh.

BACA JUGA...  BEM FH UNIMAL : Desak Pemkab Aceh Utara Segera Realisasikan DAK 2019 Untuk RS PRATAMA

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum (HIMAMUKUM) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Banda Aceh, merasa kecewa terhadap pelaksanaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke 7 yang dinilai mencederai identitas agama Islam di Aceh, Selasa (07/08/2018).

“Pelaksanaan Pekan kebudayaan Aceh (PKA) mendapatkan sorotan Nasional bahkan Internasional, wisatawan pun datang untuk menyaksikan PKA yang mempertotonkan budaya-budaya dari berbagai Kabupaten yang ada di Aceh,” katanya.

BACA JUGA...  Bocah-Bocah Kompak Ngobrol Bersama Dandim di Posko TMMD Kodim 0207/SML

Hendra mengutarakan kekecewaannya terhadap Pelaksanaan PKA, karena hanya berfokus terhadap pameran kebudayaan Aceh sehingga melupakan identitas keagamaan Islam pada Gapura Taman Sri Sulthanah Safiatuddin yang mencantumkan Kalimat Tauhid yang salah.

“Kalimat Tauhid yang tercantum pada Gapura tersebut اشهد ان الا ا له الله meninggalkan kalimat الا sehingga mengalami kesalahan makna ‘selain’, yang mana apabila diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti “Saya bersaksi tiada tuhan Allah” sungguh sangat di sayangkan atas kelalaian panitia terhadap kata Tauhid ini,” ujarnya.

BACA JUGA...  Kemenkes RI Pilih Bireuen Susun RAN Pneumonia Diare

Harapan dia bahwa harus ada perbaikan segera walaupun PKA sedang berlangsung.

“Kalimat Tauhid pada Gapura tersebut harus segera diperbaiki karena sangat-sangat mengecewakan dan disayangkan karena benar-benar tidak menghiraukan identitas Islam,” tutup putra Aceh Barat Daya ini. [ADC]

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB