Segel Gedung KONI, LKPK Aceh Dukung Sikap Tegas Kodam IM

Minggu, 4 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Dewan Teritorial Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK)  Provinsi Aceh, menyarankan Pemerintah Aceh agar dapat segera duduk bersama mencari solusi terbaik mengatasi permasalahan terkait dengan 19 lahan Milik TNI yang dipakai untuk umum hingga sekarang.

Hal tersebut, disampaikan Ketua Dewan Pembina dan Penasehat LKPK Aceh, H.M Yusuf Hasan kepada Media mediaaceh.co.id, Minggu 4 Agustus 2019 di Banda Aceh.

Ia mengatakan, hal itu dipandang perlu, mengingat banyaknya sektor riil dan infrastruktur yang harus dikembangkan di Aceh. Sudah seharusnya pemangku kebijakan dapat berkoordinasi untuk mencari solusinya.

“Sudah seharusnya pemangku kebijakan dapat segera duduk bersama membahas dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalah tersebut,” ungkapnya. 

BACA JUGA...  Saifuddin Hasan: Keputusan DPRK Bireuen Sesuai Prosedur Hukum 

Terkait dengan 19 lahan tersebut, LKPK mendukung sepenuhnya Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, yang mengambil langkah tegas untuk menertibkan seluruh lahan-lahan Milik TNI.

Menurut Yusuf Hasan, apa yang dikemukan Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI A. Daniel Chardin, yang mengatakan, bahwa setiap tahun selalu ada temuan, dan temuannya itu-itu saja.

“Ya tentunya pihak TNI (Kodam IM) harus mengambil langkah tegas untuk melakukan penyegelan,” ujarnya.

Sepengetahuan LKPK, dari dulu hingga saat ini, pihak terkait belum ada itikad baik. Bahkan sudah dua kali pihak Kodam Iskandar Muda menyurati Pemerintah Aceh dan Dispora tentang permasalahan Lahan-lahan TNI yang sengaja dipakai untuk fasilitas umum.

BACA JUGA...  Reward Mendagri atas Keberhasilan Tata Kelola Pemerintahan Aceh Tamiang

Mengutip apa yang disampaikan Kasdam IM, bahwa bukan hanya itu saja, di dalam Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN), itu tercatat sebagai milik TNI.

“Ini kan sudah jelas, di Kementerian Keuangan itu tanah Kemenhan, Cq Mabes TNI, Cq Kodam IM. Dan setiap tahun ada temuan, dan itu saja temuannya, makanya sekarang kami mengambil langkah untuk menertibkan seluruh lahan-lahan itu,” ungkapnya. 

BACA JUGA...  RUPS Tahun Buku 2022, Bank Aceh Setor Dividen 295 Miliar

Selain itu, LKPK juga menambahkan, sudah seharusnya Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, meminta izin terlebih dahulu kepada Kodam Iskandar Muda selaku pemilik lahan, sebelum membangun Gedung KONI.

“Padahal sudah jelas, bahwa lahan tanah tersebut, milik TNI”.

“Oleh karena itu, LKPK Aceh dengan tegas menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap langkah yang diambil oleh pihak Kodam Iskandar Muda terkait penyegelan Gedubg KONI Aceh,” tutup Ketua Dewan Pembina dan Penasehat LKPP Aceh. 

Berita Terkait

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang
Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam
SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 
Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:32 WIB

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB