Proyek Rehab Pasar Seunudon Terkesan Asal Asalan, Pedagang Kecewa

Kamis, 11 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara (ADC)- Pelaksanaan proyek  rehap pasar Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, diduga dikerjakan asal – asalan alias asal jadi, akibatnya, kini proyek tersebut mulai hancur berantakan dan uang negara telah dirugikan.

Hal itu diungkapkan salah satu pedagang di pasar tersebu. Pedagang bernama Umar Samidan tak tahan melihat ketimpangan dan akhirnya dia ungkap hal itu kepada mediaaceh.co.id,  Rabu, 10 Januari 2018.

“Pekejaan itu diduga asal – asalan dimana pekerjaan rehab tersebut dalam jangka waktu 15 hari siap dan ini enggak masuk akal,”  bebernya Umar.

BACA JUGA...  Aceh Tamiang tak Termasuk Kabupaten Intoleran Beragama

Sebut Umat, pasar yang direhab itu sekarang banyak item item pekerjaan yang sudah pecah dan hancur.

“Seperti saluran pembuang air ikan, lantainya pun tidak padat, dikarenakan tanahnya sudah turun akhirnya lantai tersebut tergantung,” ujarnya.

Lanjut Umar yang didampingi beberapa pedagang ikan lainnya, mereka mengaku tidak mau menempati tempat itu, bila pihak dinas terkait dan rekanan yang mengerjakan perkerjaan itu tidak memperbaiki kembali pasar ikan tersebut sesuai seperti RAB.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Luruskan Informasi, Dana Bantuan Korban Banjir Masih di Pemerintah Pusat

“Kami ingin dikerjakan sesuai spek,” sebut pedagang itu.

Terkait hal ini, Mansuri,  Kabid Pasar di Disperindag Aceh Utara saat dihubungi oleh awak media ini membenarkan dan dia tak mau bertanggungjawab.

“Tapi itu bukan di bawah kami cuma mereka memberi tahu sama kami, pengerjaan itu langsung dari Provinsi yang sumber dananya dari APBA sebanyak 200 juta rupiah dan PPTKnya juga di sana,” uarnya.

Geuchik Keude Simpang Jalan, Syaharil Asnawi saat diminta keterangan oleh media ini mengatakan dirinya juga sangat kecewa dengan pengerjaan rehab pasar itu asal – asalan dimana dalam pembangunan pasar itu tidak sesuai seperti harapan pedagang.

BACA JUGA...  Gubernur Kukuhkan Pengurus Tim Penggerak PKK Aceh, Dorong Pemberdayaan Keluarga dan Kesejahteraan Masyarakat

“Pihak rekanan tidak melapor pada pihak kecamtan dan pemerintah desa,” ujarnya.

Camat Seunuddon, Fatwa Maulana, S.Sos. M.Si saat diminta keterangan oleh media ini juga tidak mengetahui adanya pengerjaan rehap pasar ikan dan pihak rekanan tidak melapor ke pihak Kecamatan dan Desa.

“Kami juga tak tahu,” pungkasnya. (Sayed)

Berita Terkait

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk
Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Berita Terbaru

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB

MILITER

Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:01 WIB