Di laga selanjutnya, menghadapi Meksiko U-17, tim yang dinilai memiliki teknik dan semangat juang yang hampir sama dengan Swiss U-17, Pantai Gading U-17 dipastikan akan menghadapi segudang kesulitan.
Pantai Gading U-17 perlu bermain proaktif, memanfaatkan perebutan bola kedua, yang merupakan keunggulan fisik dan kecepatan Pantai Gading U-17.
Selain itu, terdapat situasi serangan balik ketika Meksiko U-17 melakukan kesalahan dalam mengoper bola. Selain itu, Pantai Gading U-17 juga perlu menghindari jebakan tempo lawan agar pertahanan mereka tetap pasif.
Meksiko U-17 dan Pantai Gading U-17 sama-sama melancarkan banyak tembakan ke gawang lawan, tetapi efektivitasnya kurang tinggi. Para pemain kedua tim kurang sabar, sehingga tembakan-tembakan mereka kurang akurat. Setelah pertandingan pertama, Meksiko U-17 dan Pantai Gading U-17 akan mengalami peningkatan.
Oleh karena itu, jumlah gol yang dihasilkan kedua tim kemungkinan akan lebih banyak, selain itu, Meksiko U-17 maupun Pantai Gading U-17 sama-sama ingin mengalahkan lawan untuk menjaga asa melaju lebih jauh. Diprediksi jumlah gol yang tercipta dalam 90 menit ke depan tidak akan kurang dari 3.
Pada pertandingan pertama, Meksiko U-17 mendapatkan 4 tendangan sudut, sementara Pantai Gading U-17 lebih banyak dengan 7 tendangan sudut. Dalam 90 menit tersebut, baik Meksiko U-17 maupun Pantai Gading U-17 bermain terbuka dan siap melepaskan tembakan meskipun peluang mencetak gol mereka kurang baik.




