Inggris diperkirakan tidak akan mudah mengalahkan Slovenia. Performa The Three Lions dalam 2 laga awal tidak menampakkan mereka adalah tim unggulan sekaligus runner-up EURO 2020. Secara statistik, Inggris memang bisa melepaskan 8,5 tembakan per laga, tapi hanya 3,5 tembakan yang menjadi shots on target.
“Jika kami bisa memenangi pertandingan, kami akan lolos ke babak gugur. Tapi ada banyak hal yang harus dilakukan. Slovenia tim yang bagus dan kami menghormati mereka,” jelas pemain Inggris, Jarrod Bowen, dikutip laman resmi UEFA.
Slovenia yang sejauh ini mengumpulkan 2 seri dari 3 laga, masih punya peluang setidaknya mencuri satu poin dari Inggris.
Permainan menyerang The Dragons cukup menarik ditonton sejauh ini. Dengan 11 tembakan per laga dan 3 shots on target per laga, Slovenia memang bermain cukup ofensif. Kuncinya adalah mereka harus bermain lebih efektif karena dengan statistik xG 2,76, baru 2 gol yang mereka ciptakan.
“Sekarang kami akan menghadapi laga terakhir grup melawan Inggris. Mereka adalah tim favorit tapi begitu juga dengan Denmark dan Serbia. Kami harus menegakkan kepala dan bersiap lagi,” ucap pelatih Matjaž Kek usai laga melawan Serbia.
Kedua tim bisa menurunkan skuad terbaiknya di laga ini. Kondisi Benjamin Šeško yang mengalami kram di laga terakhir diperkirakan akan membaik jelang melawan Inggris. Pemain lain seperti Petar Stojanović, Andraž Šporar, dan Jan Mlakar juga akan kembali diandalkan Kek.




