Di atas kertas peluang Malaysia U19 dan Indonesia U19 terbilang seimbang untuk melaju ke final. Kedua kubu yang terakhir bertemu di kelompok U19 pada 2018 silam.
Timnas U19 Indonesia berpeluang kembali main dengan skema 3-4-3, mengandalkan Kafiatur Rizky, Jens Raven, dan Arlyansyah Abdulmanan, di lini depan. Meski belum pernah bermain bersama, performa ketiganya terbilang bagus ketika penyisihan grup.
Malaysia U19 bisa kembali mengandalkan Pavitran Gunalan dan Arami Wafiy di lini depan, dalam formasi 3-5-2. Gunalan menjadi pemain kunci Harimau Muda Malaya yang sudah mencetak 4 gol.
Indonesia U19 (3-4-3): Ikram Alghifari; Alfahrezzi Buffon, Kadek Arel, Iqbal Gwijangge; Muhammad Mufli Hidayat, Figo Dennis, Toni Firmansyah, Dony Tri Pamungkas; Kafiatur Rizky, Jens Raven, Arlyansyah Abdulmanan. Pelatih: Indra Sjafri.
Malaysia U19 (5-3-2): Faez Iqhwan; Muhammad Ridzwan, Faris Danish, Zamirul Hakim, Amir Farhan, Aiman Hakimi; Muhammad Bin Abu Khalil, Muhammad Danial, Adam Haikal; Pavitran Gunalan, Arami Wafiy. Pelatih: Juan Torres Garrido.
Di kategori U19 Indonesia dan Malaysia baru bertemu 2 kali, meski keduanya selalu tampil di Piala AFF U19. Harimau Muda Malaya tercatat selalu menang, termasuk ketika semifinal Piala AFF U19 2018 yang berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur.(footballpredictions/red)




