Sektor belakang jadi catatan khusus untuk PSM. Terlebih, tim ini sudah kebobolan 4 kali dalam 2 laga. Mayoritas gol yang bersarang ke gawang Juku Eja juga datang dari kelengahan pemain mereka di sektor belakang.
Pelatih PSM, Bernardo Tavares, mengakui kelemahan timnya tersebut. Kerapuhan itu makin terlihat di laga terbaru kontra Persis. Juku Eja kebobolan cepat di menit ke-1. Dalam laga tersebut, PSM kemasukan 2 kali, padahal Laskar Sambernyawa hanya menciptakan 2 shot on target.
“Kami kembali melakukan kesalahan yang sama seperti melawan Persib,” kata pelatih PSM, Bernardo Tavares dilansir dari laman Piala Presiden.
Sang juru taktik PSM masih menilai hasil imbang kontra Persis sebagai raihan positif. Apalagi di laga itu, Juku Eja tertinggal 2-0 terlebih dulu. Total 2 gol balasan lewat upaya 12 tembakan (5 on target) dirasa jadi bukti semangat juang PSM yang tidak kenal lelah.
“Setelah tertinggal dua gol, saya rasa ini hasil yang positif karena bisa bermain imbang,” paparnya.
Di kubu lawan, Borneo Samarinda sejauh ini tampil cukup konsisten. Solidnya semua lini jadi kunci keberhasilan Pesut Etam. Terbukti, dalam 2 laga mereka belum sekali pun kebobolan. Pun di laga terbaru, Borneo setidaknya mampu mementahkan upaya 10 tembakan (4 on target) dari Persib.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















