Plt. Bupati Dailami Hadiri Interview Pra-Evaluasi Penilaian SAKIP

“Kenapa kami lakukan hal tersebut, karena wilayah Kabupaten Bener Meriah masih menggunakan jaringan Telkomsel. Kendalanya ketika menginput, jaringan terkadang lambat atau biasa kita sebut lelet. Kita berharap atas kerjasama yang dilakukan dengan pihak ikon plus di Tahun 2022 kendala yang kami hadapi sudah teratasi serta lebih dapat menunjang kinerja aparatur kami di Bener Meriah,” ujarnya.

BACA JUGA...  Teuku Riefky: Photography Harus Menjadi Nilai Tambah Bagi Budaya, Wisata, dan Kearifan Lokal

Selain itu Plt. Bupati Bener Meriah juga menyampaikan, selama ini masih banyak penempatan pejabat eselon di Pemerintahan tidak sesuai dengan Tupoksi, ini juga katanya menjadi salah satu kendala yang dihadapi untuk peningkatan kinerja aparatur. Dalam waktu dekat dirinya akan melakukan pembenahan terkait hal tersebut sehingga peningkatan kinerja di Kabupaten Bener Meriah semakin baik.

BACA JUGA...  Abati Kuta Krueng Paparkan Tiga Hal Ini Saat Jadi Khatib Idul Fitri di Masjid Agung Lhoksukon

“Dalam kesempatan yang baik ini, kami berharap kepada pak Firmansyah selaku Tim Asistensi dan Fasilitator dari Kemenpan-RB dapat memberikan bimbingan dan masukan agar kedepannya Bener Meriah menuju kearah yang lebih baik,” tutup Plt. Bupati Dailami.

Sementara itu Tim Asistensi dan Fasilitator dari Kemenpan-RB Firmansyah mengatakan, saat ini Kabupaten Bener Meriah sedang dievaluasi menjadi salah satu perioritas untuk dievaluasi, karena diperioritas bisa naik menjadi katagori BB, untuk itu memang tidak mudah, banyak hal yang harus perlu diperbaiki.