Sebagaimana prosedur pertandingan sebelumnya, setiap atlet yang berlaga pada cabor terbang layang harus melewati dua ronde pertandingan. Atlet atas nama Panji asal Papua Tengah, pada ronde I mencatat perolehan nilai 990,49 dan pada ronde II mencatat poin 992,49, sehingga dia sukses mengumpulkan nilai total 1982,97.
“Ini adalah medali perdana untuk terbang layang, yaitu untuk nomor lomba precision landing single seater putra yang final pada Selasa kemarin. Medali emasnya direbut Panji dari kontingen Papua Tengah, medali perak Jawa Barat atas nama atlet Andry, dan perunggu Jawa Timur atas nama Jatayu,” jelas Letkol Lek Farid Nazmi, ST, MMSc, Ketua Panitia Pelaksana Cabor Terbang Layang PON XXI Aceh – Sumut, didampingi Technical Delegate Kolonel Pnb Luky Indrawan.
Dikatakan, pertandingan final untuk mata lomba precision landing single seater putra berlangsung pada Selasa petang. Dari hasil pertandingan tersebut Tim Wasit sudah bisa menentukan koleksi total poin nilai yang diperoleh oleh para atlet.
Panji asal Papua Tengah mengoleksi total nilai 1982,97 dan meraih medali emas. Sedangkan medali perak diraih oleh Jawa Barat atas nama Andry dengan koleksi poin 1972,65, dan medali perunggu Jawa Timur atas nama Jatayu dengan koleksi nilai 1966,32.




