Pidie Pamerkan Rimba Sawah dan Laut di Stand Dewan UKM MTQ 34

Minggu, 22 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie (MA) – Pameran yang digelar pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Aceh yang ke 34, yang dibuka Plt Gubernur Aceh tanggal 21 September 2019, Stand Dewan Usaha Keuangan Mikro (UKM) Pidie mengusung tema Glee, Blang dan Laot (red- Rimba, Sawah dan Laut).

Tema tersebut kata salah seorang peserta pameran Kabupaten Pidie Muhammad Nazaruddin, diangkat sesuai adat daerah itu yang merupakan sumber utama penghidupan di Kabupaten Pidie, dari hasil kebun atau beladang, pertanian padi di sawah dan juga hasil penangkapan ikan di laut., kata M Nazaruddin kepada media ini Sabtu malam lalu.

BACA JUGA...  Puluhan Siswa Di Aceh Utara Terjaring Razia

Dijelaskan, bagi masyarakat Pidie yang ingin mengunjungi stand Kabupaten Pidie dapat mendatangi langsung ke stand yang berada tepatnya, didepan stand Kantor Pertanahan Kabupaten Pidie yang bersebelahan dengan stand Souvenir Kaos MTQ Aceh XXXIV tahun 2019.

Stand Dewan UKM Pidie di memamerkan berbagai kerajinan Lokal, diantaranya tampilan anyaman produksi Gampong Pulo Pande, Kecamatan Batee. Turut juga di pamerkan kerajinan yang didatangkan dari luar Aceh, hal itu dikatakan, “Sebagai upaya untuk memancing daya usaha masyarakat agar termotivasi melahirkan produk lokal yang dapat dipasarkan hingga ke tingkat internasional”, jelas Nazaruddin yang gemar pada kelestarian pariwisata ini.

BACA JUGA...  138 Pelajar SD Ramaikan OSN Tingkat Provinsi Aceh

Dia menambahkan, pada pameran ini juga ada upaya memburu potensi lokal yang sudah hampir punah, yaitu yang mencakup pelaku usaha.

Dan juga upaya memperkenalkan potensi alam yang dapat dimanfaatkan menjadi produk lokal, karena Pidie merupakan Kabupaten yang banyak memproduksi berbagai produk seperti kerupuk mulieng (belinjo), tikar seuke, tikar iboih, garam lokal dan juga beulangong tanoh (belanga terbuat dari tanah)., terangnya. (Mukhlisin)

BACA JUGA...  Gubernur Irwandi akan Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer

Berita Terkait

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar
Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Safriadi Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:56 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB