Pengadaan Buku 11 Desa Terindikasi ‘Markup’

Rabu, 15 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, (MA) | Pengadaan buku diperpustakaan Desa Muslim, kecamatan Badar, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Terkesan dipaksakan dan terindikasi markup. 

Dilansir mediaaceh.co.id dari berbagai sumber bahwa buku bantuan peruntukkan pustaka desa tahun anggaran 2018 menumpuk dipustaka desa setempat tidak digunakan.

Ada kesan pengadaan buku pustaka itu hanya dijadikan sebagai proyek dalam mencari pundi pundi rupiah, betapa tidak, dari tahun 2018 lalu hingga kini, buku buku tersebut masih tersusun rapi didalam kotak paketnya.

BACA JUGA...  Praktisi Minta Kejaksaan Negeri Gayo Lues Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Kasus Makan Minum

Seharusnya, buku yang sedianya sudah dibaca oleh masyarakat tersebut, terancam jadi barang rongsokan, sebab sudah dua tahun mengendap dalam kotak paketan.

Padahal pemerintah sudah mengganggarkan untuk pengadaan buku tersebut pada tahun 2018 lalu peruntukkan enam desa lainnya. Seprti desa di kecamatan Badar dan dua Desa lainnya yaitu; Desa Kumbang Indah dan desa Salang Alas.

Kedua desa tersebut sudah menaruh buku bantuan tersebut diperpustakaan, selain itu sembilan desa yang tidak memiliki gedung perpustakaan. Tetapi kenapa harus dianggarkan, sementara tidak memiliki gedung pustaka.

BACA JUGA...  Kasus Pengadaan Interior di RSUD Muyang Kute: Misteri dan Kejanggalan dalam Proses Hukum

Sembilan desa dimaksud penerima bantuan adalah; Kuta Tinggi, Lumban Dolok, Natam Baru, Badar Indah, Natam, Mbacang Kumbang, Tanah Merah, Purwodadi.

Sementara ketua Assosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Badar dan juga kepala desa Badar Indah, Abi Hasan saat dikonfirmasi mengatakan; soal pengadaan buku tersebut dirinya tidak tahu menahu, sebaliknya kebetulan ada rekan yang punya perusahaan, untuk pengadaan buku, dia beritahukan bahwa di kecamatan badar ada pengadaan buku pustaka.

BACA JUGA...  ZS Pelaku Percobaan Pembunuhan Pendeta Dilumpuhkan Polisi

“Apalagi pengadaan buku tersebut sudah selesai dikerjakan, itu yang saya ketahui, tetapi bukan saya yang menjadi pelasana pengadaannya,” tangkisnya.

Hasil penelusuran diindikasikan, ada dugaan kuat terjadi Mark-up dalam pengadaan buku perpustakaan desa Muslim. Peruntukan sebelas desa senilai Rp330 juta, perdesa berpagu Rp30 juta dari anggaran tahun 2018. (Mara Hasan).

Berita Terkait

Pria Bercadar Ditangkap Satreskrim Polres Aceh Barat 
Diduga Korupsi DD Rp. 800 Juta Lebih, Keuchik di Kluet Utara Ditahan Polisi 
Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi
Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka
Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:56 WIB

Pria Bercadar Ditangkap Satreskrim Polres Aceh Barat 

Rabu, 4 November 2026 - 14:28 WIB

Diduga Korupsi DD Rp. 800 Juta Lebih, Keuchik di Kluet Utara Ditahan Polisi 

Minggu, 1 November 2026 - 17:38 WIB

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 November 2026 - 12:29 WIB

Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Polda Kaltim Ajak Insan Pers Sebarluaskan Informasi Kepolisian

Minggu, 8 Nov 2026 - 19:23 WIB