Pemkab Madina Sepakat Hentikan Aktivitas PT SMGP, Ini Persoalannya 

Rabu, 28 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, (MA) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Ja’far Sukhairi Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis langsung meninjau dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan dan Rumah Sakit Permata Madina saat mendengar kabar warga sibanggor kembali lagi di duga terkena gass beracun H2S, Selasa (27/9/2022).

Dari pantauan awak media, terlihat Bupati Madina bersama wakil bupati dan Ketua DPRD langsung menjenguk korban yang saat ini masih terus di rawat intensif oleh pihak dua rumah sakit tersebut.

Saat di konfirmasi awak media, Bupati Mandailing Natal (Madina) H.M. Ja’far Sukhairi Nasution meminta PT SMGP menghentikan operasional mereka lantaran perusahaan panas bumi itu selalu menimbulkan ketidaknyamanan terhadap masyarakat.

“Pemkab Madina telah merekomendasikan kegiatan PT SMGP ditinjau ulang jika selalu menimbulkan ketidaknyamanan terhadap masyarakat, khususnya penduduk sekitar,” katanya.

BACA JUGA...  Ayah Wa dan Rombongan Melayat ke Rumah Duka Korban Pembunuhan Oknum TNI AL

Bupati menyebutkan hal itu pada, Selasa malam (27/9/2022), saat melihat langsung kondisi para korban yang diduga terpapar gas beracun dari aktivitas PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) di ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Panyabungan.

Didampingi Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, kepala daerah menyebutkan meskipun belum ada kepastian, ia menduga para korban yang dilarikan ke rumah sakit mengalami keracunan akibat terpapar H2S (Hidrogen Sulfida).

Bukan tanpa alasan Pemkab Madina meminta penghentian operasional PT SMGP. Sejak perusahaan itu ada, setidaknya sudah delapan warga meninggal dunia dan seolah secara beruntun menimbulkan korban keracunan penduduk setempat.

“Pemkab Madina sejak awal telah merekomendasikan supaya kegiatan PT SMGP ditinjau ulang. Artinya, bagaimana kami berharap pemerintah pusat melakukan penghentian operasional perusahaan panas bumi itu,” kata bupati.

BACA JUGA...  Korban Bencana Aceh Tengah dan Bener Meriah Terima Dukungan DPRA, Salihin Salurkan 6 M

Alasan penghentian, lanjutnya, perusahaan tidak mampu memberikan rasa nyaman terhadap penduduk Sibanggor Julu dan sekitarnya. Warga selalu trauma serta keselamatan jiwa mereka terancam.

Berdasarkan informasi yang didapat Beritahuta, hingga Selasa malam (27/9/2022), sekitar pukul 23.00, jumlah warga Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga yang dirawat di rumah sakit sudah 66 orang dan kemungkinan bisa lebih

Ruang IGD RSUD Panyabungan tak mampu lagi menampung korban yang terus berdatangan. “Kami akan dirikan tenda untuk menampung korban yang terus berdatangan,” kata dr. Rusli Pulungan, direktur rumah sakit itu.

Belum diketahui secara pasti awal mula musibah ini. Menurut Yasir (19), lelaki yang ikut mengantar neneknya ke rumah sakit, memang pada Selasa petang, PT SMGP direncanakan melakukan pembukaan sumur wellpad-T.

BACA JUGA...  Wagub Setuju, Qanun Bantuan Hukum Fakir Miskin Segera Disahkan

Korban bernama Siti Aminah mengatakan pada saat ia keracunan sedang berada di dalam rumah. “Saya di dalam rumah,” katanya.

Ketua DPRD Madina Erwin efendi lubis saat di temui menyampaikan, akan segera menutup sementara seluruh aktifitas SMGP sampai waktu yang tidak bisa kita tentukan.

“Saya bersama Bupati sudah menyiapkan surat untuk dilayangkan baik ke tingkat Provinsi Sumatera utara (Mengetahui) sampai Ke Pusat Mentri ESDM, agar seluruh kegiatan PT SMGP segera dihentikan tanpa terkecuali, mengingat sudah berulang kali mengakibatkan korban kepada warga kita, ” Tegasnya

Dari pantauan, sampai saat ini pihak pemkab dan di bantu oleh TNI-POLRI terus memantau perkembangan mengingat kedua rumah sakit saat ini sudah mulai penuh.(*).

Sumber : sumut24.co

Berita Terkait

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan
100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja
Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah
Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 20:43 WIB

Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 

Minggu, 1 November 2026 - 17:45 WIB

Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi

Minggu, 1 November 2026 - 11:19 WIB

Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB

Saat DS diamankan di Mapolsek Tanah Jambo Aye oleh aparat kepolisian.

HUKOM

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:38 WIB