Pada Lomba Musik Kreasi Sanggar Komunitas Seni Air Sabang Raih Juara

Senin, 26 Februari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (ADP) – Pada perlombaan kejuaraan seni Sanggar Komunitas Seni Air (KSA) Kota Sabang berhasil raih predikat juara pertama dalam pergelaran di panggung utama Sabang Fair, Sabtu malam (24/2/2018).

Ketua Panitia Lomba musik kreasi se-Kota Sabang, Deni mengatakan, pada perlombaan musik kreasi itu diikuti 5 sanggar yang ada di Sabang untuk memperlihatkan ketrampilannya., katanya. 

Dijelaska, juara 1 dan juara 3 masing-masing dimenangkan Sanggar Dence Kilometer Nol (DKN) A dan Sanggar Dence Kilometer Nol (DKN) B. 

BACA JUGA...  Tak Kenal Lelah, Tim PAS Akhyar Kamil Kembali Pulangkan 2 Jenazah TKI dengan Bersamaan

Sementara sanggar Komunitas Seni Air (KSA) yang meraih juara 1, sanggar ini mengangkat tema “Meublang” Bahasa Indonesia disebut “Bersawah”, tema tersebut merupakan ide garapan dan koreografer Cut Karina Mayanti, P. Pd.

Dalam melenggangkab tari tetsenbut dimainkan 9 penari wanita yang lincah-lincah diiringi musik garapan menceritakan dari awal bersawah dimulai pemandangan sawah, mencangkul, menanam padi, memupuk, menjaga sawah, memanen, menggilingkan dan menjadi beras.

BACA JUGA...  Atlit Taekwondo Dojang Kodim 0101/BS Raih Tiga Medali di Kejuaraan Malaysia

Penampilan gerakan tari kreasi itu mengambil beberapa unsur gerak tari tradisional Aceh yang sudah dikembangkan sesuai ide garapan., jelas Cut Karina.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sabang, Ali Taufik mengatakan, indonesia memiliki beragam budaya bangsa. Begitu juga dengan distinasi wisatanya sangat beragam dan menurut khas daerahnya masing-masing. 

BACA JUGA...  Rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 Tiba di Sabang dengan KRI Dewaruci

Untuk menserasikan selalu dipadukan, dengan tradisi yang dimiliki daerah. Maka, kunjungan wisata selalu disuguhkan dengan berbagai musik tradisional dan kreasi. 

Ditambahkan, musik tradisi dan kreasi perlu terus dikembangkan sebagai aset daerah. Bahkan, kini seni kreasi kian menarik berkat paduan-paduan moderen oleh anak muda jaman now., ujarnya.(Jalal)

Berita Terkait

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA
80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Selasa, 3 November 2026 - 16:45 WIB

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB