Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan pendekatan tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pewarisan bahasa dan kebudayaan daerah kepada generasi penerus.

“Jangan sampai generasi muda Aceh semakin jauh dari bahasa ibunya sendiri. Kita ingin anak-anak Aceh maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi tetap mengenal akar budaya, memahami identitas, dan bangga terhadap bahasa daerahnya,” ujarnya.

BACA JUGA...  Talhah: Terima Kasih Sudah Membantu Kami, Bapak Polri

Perguruan Tinggi Perlu Dilibatkan

Musriadi menyebutkan, Aceh memiliki potensi akademik yang dapat mendukung penyusunan kurikulum Bahasa Aceh secara berkualitas. Salah satunya Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh yang memiliki Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh.

Selain itu, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh juga berpotensi dilibatkan dalam penguatan materi kebudayaan dan tradisi lokal yang berkaitan dengan pelestarian identitas Aceh.

BACA JUGA...  Wisata Arung Jeram dan Natural Park Harumkan Gayo di Tingkat Nasional

Menurut Musriadi, penyusunan kurikulum harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Aceh, Dinas Pendidikan, perguruan tinggi, akademisi, praktisi bahasa, sastrawan, hingga guru yang memahami kondisi pembelajaran di sekolah.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk merumuskan struktur kurikulum, menyusun buku ajar, menyiapkan tenaga pendidik yang kompeten, serta menetapkan indikator keberhasilan pembelajaran.

Berita Terkait

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”
32 Peserta JPT Aceh Utara Tunggu Hasil Pansel

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB