Mantan Napi Butuh Modal Usaha

Kamis, 13 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LANGSA (MA) – Indra, mantan narapidana (Napi) kasus narkoba, yang sering disapa Nesiya adalah warga Gampong (Desa) Jawa, Gang Antara, Kecamatan Langsa Kota, Aceh. Telah insyaf. Pada mediaaceh.co.id, Rabu 12 Februari 2020, dia bercerita tentang kisah hidupnya.

Disalah satu rumah makan dibilangan Gampong setempat. Indra mengaku pernah mengalami dan terjebak di dunia penyalahgunaan narkoba, karena jebakan teman – teman seperjuangan disalah satu salon kecantikan yang ada di Kota Langsa.

BACA JUGA...  Tragis, Ibu Dan Anak Tewas Dihantam Avanza

“Saya sudah insyaf dan menghindar dari perbuatan yang melanggar hukum baik Agama maupun regulasi hukum. Terhadap pengaruh narkoba,” katanya.

Menurut Indra perlu di ketahui waktu penangkapan di tahun 2014, dia sudah lama tidak menggunakan narkoba lebih kurang tujuh bulan, namun nasib berkata lain, akibat jebakan tersebut, membuat Indra ada dibalik jeruji, karena narkiba.

BACA JUGA...  Polres Lhokseumawe Sosialisasi Protkes Kepada Pengurus Masjid dan Dayah

Sambungnya, saat dia keluar dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas III B Narkoba Gampong Sungai Lueng Langsa Timur Kota Langsa, tahun 2017 lalu sudah menghirup udara bebas. Kini usianya sudah temaram, hampir menggamit angka 50. Hidupnya kini lontang – lantong di tambah faktor kesehatan dan fisiknya yang sakit sakitan.

Indra diserang penyakit Hernia namun untuk berobatpun dia tidak memiliki uang, mau berusaha tidak punya modal, indra kepada Pemko Langsa melalui dinas terkait agar dapat peduli memberi bantuan berupa modal, dan kepada donator yang mempunyai kelebihan hartanya bisa membantu dirinya untuk mengembangkan usaha sesuai dengan skil yang dia miliki, merias pengantin atau berdagang. (Mustafa)

BACA JUGA...  Pj. Bupati, Wali Nanggroe dan LembAHtari ‘Push’ Penyelesaian Sengketa Rapala

Berita Terkait

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Berita Terbaru

Anggota DPRK Asel Kamalul mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPD Partai Golkar periode 2026-2031 dan diterima Panitia Musda di Sekretariat Partai Golkar Jalan T. Cut Ali Tapaktuan,  Jumat, (16/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

POLITIK

Musda Golkar Asel, Kamalul Resmi Mendaftar

Jumat, 16 Okt 2026 - 22:10 WIB

RAGAM BERITA

Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa usai pertemuan dengan Gubernur URI Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, yang didampingi oleh Kadisdikbud Aceh Utara Jamaluddin, lakukan foto bersama serta menyerahkan proposal di  ruang Kemhan RI, Jum'at, (16/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:24 WIB

SABANG.

Asap Karhutla Kepung Sabang, Kota Wisata Mulai Gelap

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:06 WIB