Mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Pidie ‘Mancing’ di Air Keruh

  • Bagikan

 152 total views,  1 views today

Pernyataan Murthalamuddin bahwa PA sedang bunuh diri di pasee, tersebut; karena Bupati Cek Mad adalah ketua PA serta Ketua DPRK juga berasal dari partai yang sama.

Laporan | Syawaluddin

BANDA ACEH (MA) – Murthalamuddin, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie, Aceh. yang dinonjob-kan tersebut membuat statemen melukai Pengurus Partai Aceh, dengan mengatakan ‘Partai Aceh (PA) Sedang Bunuh Diri di Pasee’ itu mengundang politisi PA, Razali Abu angkat bicara.

Razali Abu, Politisi Partai Aceh.

Razali minta Murthalamuddin untuk tidak masuk kedalam ranah Partai Aceh karena dia bukan kader Partai Aceh, biarlah persoalan PA menjadi beban dan tanggung jawab dari pimpinan dan kader PA.

Pernyataan Murthalamuddin bahwa PA sedang bunuh diri di pasee, tersebut; karena Bupati Cek Mad adalah ketua PA serta Ketua DPRK juga berasal dari partai yang sama.

“Bayangkan ketika 15 ribu aparatur menjadi lawan, dan mereka melawan PA kedepan. Seperti kita ketahui umumnya penyelenggara pemilu pada tingkat pertama selama ini membela PA baik dengan cara benar maupun main sulap adalah sebuah pernyataan provokatif yang bisa memicu ketidak stabilan politik di Aceh Utara,” Tegas Razali. Pada mediaaceh.co.id, Selasa, 30 Maret 2021. Di Banda Aceh.

Bahkan keraguan dan klaim sepihak dari Murthalamuddin yang menyampaikan bahwa penyelenggara pemilu tingkat pertama membela PA baik dengan cara benar maupun main sulap adalah sebuah pencemaran nama baik penyelenggara pemilu di Aceh Utara.

Dan ini menjadi sangat rawan memunculkan angka golput di Aceh Utara akibat rendahnya kepercayaan Publik terhadap penyelenggara pemilu akibat pernyataan provokatif dari Murthalamuddin.

Dalam setiap momen pemilu ada penyelenggara, ada pengawas pemilu dan ada pemantau pemilu disamping ada aparat keamanan yang ditempatkan disetiap TPS.

Tentunya pernyataan Murthalamuddin yang meragukan kenetralan dari setiap lembaga negara yang terlibat menurut tupoksi masing-masing dalam penyelenggaraan pemilu di aceh utara. Kata Abu Lapang.

“Kita tahu selama ini Murthalamuddin sedang mencari panggung melobi beberapa partai untuk maju sebagai calon bupati aceh utara. Kita dari PA menghargai semua anak bangsa yang ingin maju menjadi pemimpin daerah tetapi jangan karena keinginan tersebut lantas menghalalkan segala cara, termasuk melakukan pembusukan dan membangun opini sesat terhadap kader partai lain,” Katanya.

Kata Razali, semua kader juga tau siapa Murthalamuddin yang pernah menjabat kadis pendidikan pidie tahun 2018-2019 lalu, kalau dia memang memiliki kemampuan tentunya dia tidak tidak Hanya 1 tahun menjadi Kadis PK Pidie, masa jabatan singkat yang hanya 1 tahun.

Justru itu, memperlihatkan kepada semua pihak kalau Murthalamuddin memang tidak memiliki kemampuan untuk memimpin sebuah instansi dinas konon lagi menjadi bupati. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...