Mantan Cabup Aceh Jaya Minta Polisi Beberkan Data Pelanggan PSK Online

Sabtu, 31 Maret 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PSK Online yang dikendalikan pria asal Sumatera Utara, Andre ditangkap aparat kepolisian. Foto:  PSK Online yang dikendalikan pria asal Sumatera Utara, Andre ditangkap aparat kepolisian. Foto:PSK Online yang dikendalikan pria asal Sumatera Utara, Andre ditangkap aparat kepolisian. Foto:https://www.newsbandaaceh.com/

PSK Online yang dikendalikan pria asal Sumatera Utara, Andre ditangkap aparat kepolisian. Foto: PSK Online yang dikendalikan pria asal Sumatera Utara, Andre ditangkap aparat kepolisian. Foto:PSK Online yang dikendalikan pria asal Sumatera Utara, Andre ditangkap aparat kepolisian. Foto:https://www.newsbandaaceh.com/

Banda Aceh (ADC)– Nasri Saputra salah seorang tokoh muda Aceh meminta aparat kepolisian untuk segera membeberkan siapa saja pelanggan PSK online dari Andre agar publik tidak salah berasumsi terhadap kinerja aparat kepolisian.

Kepada awak media pria berpustur tubuh mungil sapaan akrab Poen Che’k mengatakan, beberapa media di Aceh baik cetak, online, dan elektronik dalam dua hari menerbitkan berita berjudul “Polisi Kantongin Data Para Hidung Belang Pelanggan PSK Online”.

Polisi kantongi para hidung belang pelanggan jasa PSK dari Andre, Lantas pertanyaannya setelah dikantongi, data para hidung belang itu mau diapain polisi.

“Kalah sudah dikantongin kenapa tidak dipublis ? Dulu saat kasus PSK jilid pertama polisi juga mengeluarkan pernyataan serupa, polisi menyampaikan informasi ke publik jika penikmat para PSK itu banyak dari kalangan pejabat dan para birokrat, tapi apa tindakan polisi terhadap pelanggan? Tidak ada kan ! Sama dengan nol besar”, tegas Sekretaris DPW PD Aceh Kabupaten Aceh Jaya yang juga mantan calon bupati Aceh Jaya ini.

Malah sambung Nasri, nama – nama pelanggan tidak dipublis ke publik dengan alasan privasi, lalu pertanyaannya kenapa disetiap kasus PSK selalu digulirkan isu jika pengguna jasa mereka kebanyakan birokrat dan pejabat.


“Sementara kita melihat belum ada tindakan terhadap apapun terhadap pelanggan, kita sangat mengapresiasi kinerja kepolisian dalam menggungkapkan kasus prostitusi online ini, namun kita khawatirkan dengan tidak dibeberkan data pelanggan publik akan berasumsi apakah nama – nama pelanggan itu hanya sekedar untuk dimasukin kantong, maksudnya hanya sekedar untuk dikantongin saja tanpa ada tindakan hukum apapun terhadap mereka baik itu hukum pidana maupun hukum syariat yang berlaku di Aceh,”  tutup Nasri. (MU)

BACA JUGA...  DPC PD Aceh Tamiang Dukung AHY Pecat Pengkhianat Partai

Berita Terkait

Maulid di Alue Gadeng Meriah, Pemuda Perantauan Turut Berkontribusi
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru
Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI
WALHI: Selamatkan Bumi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:24 WIB

Maulid di Alue Gadeng Meriah, Pemuda Perantauan Turut Berkontribusi

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WIB

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 September 2026 - 11:15 WIB

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, foto/mediaaceh.co.id.

PEMERINTAHAN

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:37 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:16 WIB