Kreatif, Siswa SMA 1 Sungai Raya Ciptakan Alat Pencuci Tangan Dari Kursi Bekas

Minggu, 12 Juli 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur (MA) – Dalam rangka pencegahan penularan covid-19 menyambut era new normal dalam pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka Senin 13 juli 2020 mendatang, siswa SMA Negeri 1 Sungai Raya Aceh Timur punya ide kreatif, yaitu menciptakan alat pencuci tangan sendiri.

Menariknya alat pencuci tangan ini dibuat dengan menggunakan kursi bekas yang sudah patah dan tidak bisa dipakai lagi.

Kepala SMA Negeri 1 Sungai Raya Aceh Timur, Safrida, S.Pd, MS mengatakan, ada 12 buah alat pencuci tangan yang sudah dibuat oleh siswa di sekolah yang dipimpinnya.

BACA JUGA...  Sekolah BETA di Markas Aceh Kolaborasi dengan PT PEMA dan E Fishery Bahas Digitalisasi Pelaku UMKM

“Alat pencuci tangan ini nantinya akan diletakkan di depan kelas dalam rangka pencegahan penularan covid-19 menyambut era new normal dalam pelaksanaan PBM tatap muka 13 juli 2020 Senin depan,” kata Safrida.

Selain itu, katanya, pihaknya juga melakukan pembagian masker untuk siswa dan wali siswa yang hadir ke sekolah.

Untuk wali siswa, ungkapnya, sudah dibagikan saat mengadakan rapat sosialisasi protokoler terkait akan diadakan PBM tatap muka di era new normal.

BACA JUGA...  Mahyuzar Bersama Ny. Awirdalina Tinjau Turnamen Bupati Cup I di Lapangan Syamtalira Aron

“Kita juga membuat face shield sendiri dari bahan sederhana, semua guru akan menggunakan face shield saat mengajar karena jika menggunakan masker siswa akan sulit memahami pelajaran karena tidak melihat gerakan mulut sang guru.”

Safrida menambahkan, di hari pertama sekolah ia telah juga meminta tenaga administrasi sekolah yang pandai dalam hal pembuatan face shield untuk masuk ke dalam kelas mengajarkan cara pembuatan face shield kepada siswa sehingga siswa semua menggunakan face shield saat proses belajar mengajar dan semua bahan dan alat disediakan oleh sekolah.

BACA JUGA...  Jaga Alam Bagi Anak Cucu, Polres Sabang Tanam Manggrove Bersama Masyarakat

“Sebelum berangkat sekolah siswa dianjurkan sarapan, berwudhu, menggunakan masker, dan membawa bekal karena kantin tidak dibolehkan dibuka,” pungkas Safrida. (Mah)

Berita Terkait

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik, Cetak Kader Tangguh Ideologi
Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar
Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:16 WIB

DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik, Cetak Kader Tangguh Ideologi

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB