BANDA ACEH (MA) – Bincang ringan di salah satu warung kopi di Banda Aceh Ketua DPD Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL) Aceh Prof Syahrizal Abbas bersama Sekretaris IKAL Yusri Kasim dan para alumni Lemhanas mengemuka pembicaraan langkah meningkatkan kiprah para alumni Lemhanas yang ada di Aceh.
Alumni Lemhanas, katanya, baik PPRA, PPSA, TOT Taplai dan Taplai menurut data dari sekretariat IKAL Aceh hampir 300 alumni. “Jumlah ini menjadi potensi yang besar dalam ikut menanamkan nilai kebangsaan bagi masyarakat Aceh,”ujarnya.
“Kita tidak membentuk DPC IKAL di Kabupaten Kota yang ada di Aceh,“ kata Prof Syahrizal Abbas,” ujarnya.
Pihaknya akan bentuk Liaison Officer (LO) di kabupaten Kota di Aceh sebagai perpanjangan tangan DPD IKAL Aceh.
LO yang akan di bentuk ini akan diberikan tiga kewenangan. Pertama Liaison officer diberi kewenangan melalukan koordinasi, komunikasi dengan para alumni Lemhanas yang ada di daerah baik PPRA, PPSA,P3DA, TOT serta Taplai.
Kedua, LO yang ada di daerah melakukan sosialisasi seluruh kebijakan pemerintah disamping memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan.
Ketiga, peran LO diberi kewenangan melaporkan situasi ketahanan nasional di Kab/kota kepada DPD IKAL Aceh untuk antisipasi upaya mengarah pada disintegrasi bangsa bisa segera diatasi.
Kehadiran Liaison Officer (LO) di daerah akan mendukung terciptanya program ketahanan Nasional sebagai unsur utama pelaksanaan pembangunan, pungkas Prof Syahrizal.(T. Maimun).




