Kepada Balon Bupati, Anak Korban Konflik: Janji Tinggal Janji Bulan Madu Tinggal Mimpi

Senin, 28 Maret 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mustafaruddin
Mustafaruddin

CALANG|AP–“Ayah saya Abu Bakar, korban konflik karena diamankan oleh pihak keamanan pada bulan 10 tahun 2001, di Suak Beukah, tanggalnya saya sudah tidak ingat lagi, setelah diambil, ketika diantar kembali kerumah sedah menjadi jenazah dan tidak bernyawa”, begitulah kenang Mustafa dengan raut wajah penuh kesedihan yang mendalam kepada bakal calon Bupati Aceh Jaya, Nasri Saputra (Poen Che`k), Minggu 28 Maret 2016.

Harapan para anak korban konflik menjadi perhatian serius Nasri nanti bila benar-benar jadi bupati di Aceh Jaya. Nasib mereka bagaikan kapas berterbangan dibawa derupan angin yang tidak jelas pasti arahnya, meyakini Poen Che`k mampu menjadi penerawang jika nantinya terpilih sebagai Bupati Aceh Jaya.

BACA JUGA...  Bupati Bireuen: Jangan Main-main dengan Bantuan Rumah Layak Huni

Mustafaruddin (28) anak dari alm Abu Bakar yang merupakan korban konflik pada bulan 10 tahun 2001, kepada wartawan mengatakan, Poen Che’k merupakan sosok yang peduli, meskipun pendapatannya terbatas diprofesi ia tekuni namun ia masih sempat untuk berbagi.

Mustafa merasakan, apa yang dijanjikan selama ini menjadi haknya, sungguh bagaikan bak kata pepatah, jauh panggang dengan dengan api, janji tinggal janji bulan madu tinggal mimpi, kini yang ada pada dirinya hanya rasa kesedihan yang tersisa tak kala mengenang kepergian orang tuanya.

BACA JUGA...  Ayah Wa Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir

“Begitulah kepedihan kami rasakan, hanya bisa memendam kesedihan, saya rasa semua anak korban konflik juga mengalami hal yang sama seperti yang saya rasakan, dimoment mencari kepemimpinan kedepan ini, saya menginginkan kehadiran sosok yang peduli terhadap kami anak konban konflik, Poen Che’k memang orang masih muda tapi saya melihat kepribadian dia menyirat rasa peduli yang begitu mendalam terhadap sesama”, ujar Mustafa.

BACA JUGA...  SEDE: Sejahterakan Petani Kopi Gayo dan Hortikultura Melalui FKKPKGH

Mustafa menambahkan jika ia diajak untuk menjadi tim atau relawan yang bekerja memenangkan Poen Che’k, maka ia siap berdiri digaris terdepan, jika pun tidak berada di dalam tim, dengan penuh kesadaran Mustafa mengatakan akan mendukung penuh Poen Che`k sebagai Calon Bupati Aceh Jaya periode 2017-2022. [r]

Berita Terkait

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Eks GAM Minta Pusat Tepati Janji Damai
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB