Menurut warga, kondisi jalan di kawasan tersebut telah bertahun-tahun rusak dan minim perhatian. Karena itu, mereka mengapresiasi respon cepat Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.
Namun demikian, warga berharap pembangunan tidak hanya fokus pada pengaspalan jalan, tetapi juga mencakup pembenahan drainase, khususnya di sepanjang Jalan Tgk Ibrahim, Dusun Lampophak hingga kawasan Kantor Keuchik Gampong Lamdingin.
“Kalau drainasenya tidak diperbaiki, nanti jalan ini bisa cepat rusak lagi karena air tergenang,” kata seorang warga lainnya.
Seorang ibu paruh baya mengaku senang ketika melihat Wali Kota Illiza sempat melintas di kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Menurutnya, kehadiran kepala daerah di tengah masyarakat menjadi tanda bahwa keluhan warga mulai mendapat perhatian.
“Kemarin kami lihat Ibu Illiza lewat di sini, kami senang walaupun hanya melintas. Mudah-mudahan kawasan ini benar-benar dibenahi,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi terkait pelaksanaan proyek tersebut, baik dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun pihak Pemerintah Kota Banda Aceh. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada juru bicara Pemko Banda Aceh juga belum mendapat tanggapan.




