Intelektual Muda NU : Larangan Buka Warung Siang Merusak Citra Islam

Sabtu, 11 Juni 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Razia warung Bulan puasa. Sumber Foto Trimbunews.com
Ilustrasi Razia warung Bulan puasa.
Sumber Foto Trimbunews.com

Jakarta,| AP,-  Larangan membuka warung pada siang hari di bulan Ramadhan oleh Pemkot Serang bisa merusak citra agama Islam dan mengganggu iklim toleransi dalam masyarakat.

Hal tersbeut diungkapkan oleh  Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Syafi’ Ali atau yang biasa disapa Savic terkait larangan yang dikeluarkan oleh Pemkot Serang.

Savic mengatakan larangan tersebut terkesan Islam sebagai agama yang selalu melahirkan paksan-paksaan bagi setiap orang.

“Ini memperburuk citra Islam itu sendiri, sehingga  terkesan Islam adalah agama yang selalu memaksa orang,” ujar Savic pada Sabtu (11 Juni 2016).

Savic juga mengingatkan, Indonesia merupakan negara pluralistis yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku dan agama.

BACA JUGA...  Galus Jadi Kandidat Lokasi Pengembangan Pabrik Gula Baru

Mereka yang tbukan beragama Islam dan yang tidak sedang berpuasa tentu membutuhkan makan pada siang hari, jika banyak warung dipaksa tutup maka mereka yang tidak berpuasa akan kesulitan untuk mencari makanan.

“Saya kira ini juga akan merusak iklim toleransi,  ada banyak orang di Indonesia butuh makan di siang hari, misalnya mereka yang bukan beragama Islam atau tidak sedang berpuasa,” ungkapnya.

Savic juga menilai dari sisi lain  bahwa larangan tersebut juga terkesan Pemkot Serang justru seakan meragukan keimanan umat Islam.

Menurutnya akan muncul anggapan bahwa dengan adanya warung yang buka akan menjadi pemicu seseorang untuk membatalkan puasanya.

BACA JUGA...  Polemik Razia Warung Nasi, Penobatan Kota Islami Paling Aman Di Indonesia Menjadi Viral Media Sosial

“Ini masalah, menunjukkan seolah umat islam itu keimanannya lemah sehingga jika ada warung buka seolah-olah membuat puasa menjadi batal, apa mereka kira keimanan umat Islam itu hanya setebal kulit ari?” kata Savic.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu pemilik warung makan di Kota Serang, Banten, menangis ketika dagangannya disita aparat Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Pemkot Serang, Jumat (19/6/2016).

Ibu ini dianggap melanggar aturan larangan warung buka siang hari di bulan ramadhan, tampak ibu tersebut menangis sambil memohon kepada aparat agar dagangannya tidak diangkut.

Namun tangisan ibu tersebut tak dihiraukan, aparat tetap mengangkut barang dagangan ibu tersebut.

BACA JUGA...  PWI Aceh Buka Donasi Santunan Yatim untuk Kalangan Internal dan Umum

Kepala Satpol PP Maman Lutfi menyatakan bahwa warung tersebut kena razia menjual dagangannya siang hari dan melayani warga yang tidak puasa.

“(Razia) warung nasi dan restoran di Kota Serang yang buka memberi makan pada orang yang tidak puasa,” kata Maman saat pimpin razia, Jumat.

Dalam razia itu, petugas menertibkan puluhan warung makan yang buka siang hari. Semua dagangannya disita. Sementara itu, beberapa pemilik warung beralasan buka siang hari karena tidak tahu ada imbauan larangan buka siang hari di bulan Ramadhan.

Sebagian lagi buka warung karena butuh uang untuk menghadapi Lebaran.

Sumber : Kompas.com

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:39 WIB

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Tgk. Rabo.

PERISTIWA

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:34 WIB

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB