Ini kata Kasdam IM Tentang Tema “Bersama Rakyat TNI Kuat”

Kamis, 5 Oktober 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Ahmad Daniel Chardin

Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Ahmad Daniel Chardin

Banda Aceh (MEDIAACEH)– Dipenghujung acara HUT TNI ke 72 yang diselenggarakan Kodam IM pada hari Kamis (5/10/2017) ada hal yang menarik yang disampaikan oleh Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Ahmad Daniel Chardin tentang mengapa Tema HUT TNI ke 72 tahun ini mengangkat “Bersama Rakyat TNI Kuat”.

“Indonesia memperoleh kemerdekaannya bukan sebagai hadiah dari kolonial, melainkan melalui sebuah perjuangan yang dilakukian oleh segenap rakyat yang dengan segala kerelaan berkorbannya merebut kemerdekaan dari penjajah. Indonesia seperti negara Vietnam dan Aljzajair yang kemerdekaannya diperoleh melalui perebutan oleh kekuatan rakyat”. ujar Kasdam saat Doorstop bersama media.

BACA JUGA...  Usai Sholat Jum'at, Dandim Aceh Jaya Serahkan Bantuan Untuk Muslim Rohingya

Menurut Kasdam, tema “Bersama Rakyat TNI Kuat” bermakna bahwa tanpa rakyat TNI bukanlah siapa-siapa, TNI kuat karena ada rakyat Indonesia yang senantiasa mendukung dan berjuang bersama. TNI pada hakikatnya berasal dari rakyat dan mengabdi untuk kepentingan rakyat, hal tersebut yang harus digelorakan secara terus menerus.

Selain itu Kasdam menambahkan tentang penekanan Panglima TNI dalam amanatnya yang menyebutkan bahwa peringatan HUT TNI ini merupakan  salah satu wujud laporan pertanggungjawaban TNI kepada Rakyat. Yaitu bahwa TNI tetap berbenah diri melalui pemeliharaan profesionalisme yang diperlihatkan melalui parade defile dan gelar alutsista dalam penyelenggaraan selebrasi HUT TNI ke 72 tahun 2017 ini.

BACA JUGA...  450 Prajurit TNI Yonif 113 Jaya Sakti Kodam IM Diberangkatkan ke Papua

Adapun dalam menjawab pertanyaan terkait rekonsiliasi di Aceh paska konflik, Kasdam menerangkan bahwa  dimana rekonsiliasi harus selalu dipelihara khususnya sejak MoU Helsinski tahun 2005 dimana TNI dan Rakyat Aceh harus dapat senantiasa memelihara perdamaian yang sudah terwujud berkat upaya bersama.

Saat menjawab pertanyaan awak media tentang “Tantangan kedepan” Kasdam menyebutkan bahwa TNI harus tetap siap menghadap berbagai dimensi tantangan melalui peningkatan profesionalisme dan selalu mengedepankan tugas-tugas OMSP dimasa damai melalui program-program seperti TMMD, Bhakti sosial dan kegiatan humanis lainnya untuk tetap dapat mengimplementasikan peran TNI dalam menjawab tantangan kedepan. Selain itu, Kasdam pula mengangkat tentang pentingnya pembinaan potensi kedirgantaraan dan pembangunan di wilayah masing-masing.(r)

BACA JUGA...  4 Fraksi DPRA Terima Pertanggungjawaban Gubernur, KPA : Rakyat Jangan Lupa Catat dan Ingat !!

Berita Terkait

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC
Tag :