FWOI Aceh Sesalkan Aksi Pengusiran Wartawan di Warung Kopi

Minggu, 11 November 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, AP-Akhir akhir ini makin banyak kasus pengusiran wartawan terjadi, salah satunya terjadi di Aceh, tepatnya saat sang wartawan sedang menikmati secangkir kopi di Warung 88 Lamdingin, Banda Aceh. Kejadian tersebut menjadi perhatian serius petinggi perkumpulan wartawan online di Aceh.

Ketua Forum Wartawan Online Indonesia (FWOI) Aceh, Muktarrudin Usman, sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh tim anggota DPR RI dari Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, yang disebut telah mengusir wartawan dari warkop 88 Lamdingin Banda Aceh,  Jumat 9 November 2018.

BACA JUGA...  SPS Kampanye Literasi, Saidul: Luangkan Waktu untuk Membaca dan Menulis

Menurut Muktarrudin Usman, pengusiran yang dilakukan tim Teuku Riefky Harsya, sangat tidak wajar, karena mereka dinilai membuat acara di tempat umum.

“Besok besok kalau tidak mau diliput wartawan, tidak mau ada wartawan di lokasi acara, silahkan buat kegiatan di kamar pribadi atau di rumah pribadi. Jangan buat acara di tempat umum,” kata Muktarrudin, Sabtu, 10 November 2018.

BACA JUGA...  Wakil Rakyat bukan Super Power: Stop Kejar Pokir dan Bekerjalah untuk Rakyat

Selain itu lanjut Muktar, kalau ingin tidak ada yang melihat dan meliput acaranya, Teuku Riefky Harsya diminta buat pengumuman khusus.

“Silahkan buat pengumuman bahwa acara itu khusus kalangan dia saja, biar wartawan tidak ada yang datang,” tegasnya.

Seharusnya, saran Muktar,  Tim Riefky Harsya dapat mencontoh cara Presiden RI saat melakukan kegiatan di tempat keramaian, terutama di warung kopi.

“Presiden saja tidak pernah mengusir pengunjung saat dia masuk ke sebuah warung. Kok ini acara politik tapi takut diliput, ada apa?” tanya Muktar.

BACA JUGA...  Tokoh Aswaja Aceh Terima Kunjungan Tokoh Yahudi As, Ini Yang Dibahas

Sebelumnya dikabarkan, tim Teuku Riefky Harsya mengusir wartawan yang hendak bertemu petinggi dan pegurus YARA. Mereka mengira, wartawan itu hendak meliput acara politik mereka. Namun parahnya, bukan saja wartawan yang diusir, namun petinggi LSM YARA  pun ikut diusir dari warung kopi itu. (TM).

Berita Terkait

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
FOSKADJA Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026-2029
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
SWI Aceh Barat Dapat Apresiasi di Festival Literasi
Banjir Terus Mengancam
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Senin, 28 September 2026 - 22:19 WIB

FOSKADJA Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026-2029

Berita Terbaru

Wakapolres Asel bersama PJU Polres foto bersama seusai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

RAGAM BERITA

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:19 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah, Gunawan Putra,

PEMERINTAHAN

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:09 WIB

NEWS FEATURE

Konflik HGU Aceh Timur Memasuki Fase Kritis

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:26 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat melihat data administrasi terkait bantuan bencana di sebuah Laptop.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:44 WIB