Facebook Sapu Bersih Akun Provokasi Anti Vaksin

Rabu, 11 Agustus 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Facebook Sapu Bersih Akun Provokasi Anti Vaksin

Mediaaceh.co.id – Facebook mengumumkan sudah menghapus semua jaringan akun dari Rusia terkait dengan perusahaan pemasaran yang ingin mendorong konten anti-vaksin COVID-19.

Dikutip dari Reuters, akun-akun yang dihapus berhubungan dengan perusahaan Fazze dan anak perusahaan pemasaran dari Inggris Raya bernama AdNow, yang beroperasi di Rusia karena melanggar kebijakan Facebook soal campur tangan asing. Rabu 11/08/21.

Menurut Facebook, akun akun tersebut kampanye menargetkan pengguna di India, Amerika Latin dan sedikit Amerika Serikat.

BACA JUGA...  Tak Hanya Orang Dewasa, Bocah SD Juga Ikut Gotong Royong

Akun yang diluncurkan berjumlah 65 di Facebook dan 243 di Instagram, yang berhubungan dengan Fazze. Menurut Facebook, dari 24.000 pengguna, setidaknya mengikuti satu atau lebih akun-akun tersebut.

Hasil investigasi Facebook menunjukkan kampanye tersebut berupa artikel dan petisi yang post di forum Reddit, Medium dan juga Change.org. Konten itu kemudian diamplifikasi melalui akun palsu di Facebook juga Instagram.

Gerakan konten anti vaksin ini melibatkan pemengaruh (influencer) berbayar, sebagian besar gagal.

Menurut Facebook cara kerja mereka yaitu membuat akun palsu mulai 2020 berasal dari Bangladesh dan Pakistan, namun, mengaku dari India.

BACA JUGA...  Perduli Jalan Rusak, Wakil Ketua Komisi I Apresiasi Kinerja Pemkab Atam

Kampanye tersebut mengunggah meme dan memberikan komtentar, pada November dan Desember 2020, bahwa vaksin COVID-19 AstraZeneca bisa mengubah manusia menjadi simpanse. Mereka mendapat gambar dari film “Planet of the Apes”.

Pihak facebook juga menemukan pemengaruh di bidang kesehatan di Instagram menggunakan tanda pagar dari kampanye yang mereka lakukan.

Kemudian pada awal bulan Mei 2021, setelah lima bulan tidak aktif, mereka mempertanyakan keamanan vaksin Pfizer bermodal dokumen yang bocor dari AstraZeneca. Tim penyelidik Facebook menemukan operasi akun-akun tersebut bertepatan dengan diskusi pemerintah di sejumlah negara mengeluarkan izin darurat menggunakan vaksin.

BACA JUGA...  Plt Bupati Bener Meriah Besuk Gubernur Aceh di RSCM Jakarta

Berdasarkan laporan yang didapat dari berbagai media, Fazze menghubungi pemengaruh di YouTube, Instagram dan TikTok di beberapa negara untuk mengunggah konten anti-vaksin tersebut. Namun sayangnya pemengaruh asal Prancis dan Jerman membongkar aksi ini.

Menurut Facebook sendiri, hasil investigasi mereka masih menyisakan siapa yang memerintahkan kampanye Fazze tersebut.

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB