Dukung Pemberantas Korupsi Mahkamah Syar’iyah Sabang Deklarasi Zona Integritas

Rabu, 30 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MA) – Sebagai wujud dukungan dalam memberantas korupsi kantor Syar’iyah Kota Sabang laksanakan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), yang digelar, Rabu 30 Oktober 2019, di kantor Mahkamah Syar’iyah Kota Sabang.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Kota Drs Amir Khalis dalam pidatonya menyampaikan, deklarasi dan perancangan pembangunan zona integritas MWB dan WBBN, terlaksana kegiatan ini sesuai amanat dari Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), kedua fokus stranas tersebut adalah penegakan hukum dan Reformasi Birokrasi (RB).

Karenanya, rencana aksi stranas PK Tahun 2019  diprioritaskan pada pembangunan Zona Integritas (ZI) unit-unit kerja percontohan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan instansi penegak hukum,  dimana sebelumnya salah satunya Mahkamah Syar`iyah.

Dimana sebelumnya sudah ada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari Korupsi dan wilayah Birokrasi bersih dan melayani dilingkungan Instansi Pemerintah. Untuk implementasi pemerintah memberikan limit waktu sampai dengan tanggal 31 Oktober 2019.

BACA JUGA...  Ayooo... Meriahkan Pembukaan Bazar UMKM di Landeng Aceh Utara Malam Ini

“Alhamdulillah pada hari ini Rabu, tanggal 30 Oktober 2019, Mahkamah Syar`iyah dapat melaksanakan kegiatan yang disaksikan Wakil Walikota, Ketua DPRK, Ketua Pengadilan Negeri Sabang, Kejaksaan, MPU, Kepolisian, Kodim 0112/Sabang dan para awak media”., kata Amir Khalis.

Mahkamah Syar`iyah Sabang lanjutnya, sebagai salah satu lembaga peradilan diharapkan,  dengan telah pendeklarasian  maka semakin berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang baik dan bersih bagi seluruh masyarakat Aceh dan Sabang khususnya.

Wujud komitmen tersebut Mahkamah Agung juga  telah menerbitkan Perma No. 3 tahun 2018, dimana MA  berbenah memperbarui sistem peradilan berbasis elektronik, dengan menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung nomor 3 tahun 2018 yang mengatur administrasi perkara. Dalam Perma tersebut ‘meniadakan’ kontak fisik antara pendaftar gugatan dengan petugas pengadilan. Dia mengestimasi proses pembaruan proses administrasi berbasis elektronik mampu memangkas waktu lima hari kerja dengan mempercepat proses peradilan.

BACA JUGA...  Kadisbudpar Aceh: Turis Asing Meningkat, Capai 3.042 Orang

Sesuai dengan KMA No 58/2019 dimana ada komponen yang menjadi penilaian terhadap pembangunan zona integritas yaitu manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan penguasaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.,  jelasnya.

Ditambahkan, dengan adanya dukungan semua pihak seperti Forkopimda Sabang, Bank BRI Cabang Sabang, BPS, Media dan mitra kerja maka,  Mahkamah Syar’iyah dapat membentuk pelayanan publik guna memberi output yang optimal bagi masyarakat yang mencari keadilan.

Disamping itu, sesuai azas penyelenggara kekuasaan kehakiman dimana proses peradilan dilakukan dengan sederhana, cepat dan berbiaya ringan sebagaimana termaktub dalam Pasal 2 ayat 4 Undang-Undang Nomor 48 tahun 2019, maka perlu dilakukan pembaruan terkait administrasi dan persidangan guna mengatasi kendala dan hambatan dalam proses penyelenggraan peradilan.

Seiring tututan zaman, maka diharuskan adanya pelayanan administrasi perkara dan persidangan di pengadilan agar, menjadi efektif dan efemisien maka, Ketua Mahkamah Agung menetapkan peraturan MA-RI Nomor 1 tahun 2019 tentang administrasi perkara dan persidangan di pengadilan secara secara elaktronik yang dicetuskan pada 6 Agustus 2019.

BACA JUGA...  Meurah Ajak PJ Bupati Inventarisir Potensi Indikasi Geografis di Aceh Barat

Hal tersebut sebagai penyempurnaan dari peraturan MA Nomor 3 tahun 2018 tentang administrasi perkara di pengadilan secara elektronik. Komitmen tersebut ditindaklanjuti Direktur Jenderal Peradilan Agama (Dirbadilag) dan telah diuji coba pada 15 Juli 2019 dengan 9 aplikasi berbasisi Teknologi Informasi seperti aplikasi notifikasi perkara. Kemudian, ada aplikasi informasi produk pengadilan. Tujuannya adalah untuk menghindari prakrik-praktik yang tidak semestinya terjadi misalnya, makelar perkara dan pungutan liar.

Sedangkan Command Center Badilag mempunyai fungsi tidak hanya pembinaan dan pengawasan, namun juga fungsi-fungsi penunjang lainnya. Fungsi tersebut untuk meningkatkan kinerja aparat peradilan agama dan menciptakan iklim koordinasi yang efektif dan efisien dalam menjalankan program kerja. Yang terakhir aplikasi PNBP fungsional, sebagai pencatat PNBP fungsional.perkara seluruh pengadilan agama secara terpusat dan penyetoran tepat waktu, sebutnya. (Jalal)

Berita Terkait

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar
Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa
Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB