Dikutip dari buku ‘Paradigma Islam Wasathiyah Tu Sop Jeunieb” karangan Dr. Teuku Zulkhairi, selain memimpin dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, Bireuen, Tu Sop juga menjabat sebagai Ketua terpilih Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) periode 2018-2023, sebuah organisasi yang menaungi ulama-ulama pimpinan dayah Salafiyah di Aceh.
Tu Sop dilahirkan di Desa Blang Me Barat, Kecamatan Jeunieb, Bireuen pada tahun 1964. Setelah menamatkannya mulai dari Tingkat Sekolah Dasar hingga Santri Dayah di Aceh lalu menariknya, ia belajar dari para Syaikh di Mekkah Al-Mukarramah, Saudi Arabia.
Setelah menyelesaikan sekolah menengahnya pada tahun 1980, Tu Sop kemudian masuk ke Dayah MUDI Mesra, Mideun Jok, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Di Dayah MUDI Mesra, belajar pada banyak guru dan pada 1985, sambil belajar, ia kemudian sudah mulai mengajar di dayah tersebut.
Setelah beberapa lama belajar dan mengajar di dayah pimpinan Ulama Kharismatik, Abon Samalanga tersebut, pada tahun 1993 Tu Sop berangkat ke Mekkah Al-Mukarramah untuk memperdalam ilmu agama selama 4 (empat) tahun kepada ulama terkenal yang mengajar di Masjidil Haram.
Pada tahun 1997 pulang dari Mekkah dan kembali mengabdi di Dayah MUDI Mesra. Pada pertengahan tahun 2001, ia secara resmi memimpin Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Kecamatan Jeunieb, Bireuen. Kepemimpinan beliau di dayah ini adalah melanjutkan kepemimpinan ayahanda beliau yang saat itu ingin memfokuskan diri pada dayah Babussalam Putri yang kompleknya juga tidak berjauhan dari komplek dayah Babussalam Al-Aziziyah (Putra).




