DPRK Jangan Cepat Keberatan, BPKD Tinjau Ulang

  • Bagikan

 38 total views,  1 views today

DPRK Jangan Cepat Keberatan, BPKD Tinjau Ulang

KUALASIMPANG (MA) – Terkait Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang berencana menetapkan setoran parkir sebesar Rp400 juta rupiah per tahun. Ketua Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Irwan Effendi; Dinas Perhubungan Jangan gegabah.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Tamiang minta agar kenaikan setoran tersebut ditinjau ulang, disesuaikan dengan kemampuan dilapangan.

Sedang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD), Yusriati melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan, Salman, mengatakan; kenaikan tersebut boleh ditinjau ulang, sebaliknya kenaikan setoran parkir senilai Rp400 juta rupiah per tahun itu sudah diambil jalan tengahnya.

Pun begitu, masih bisa direvisi, agar tidak terjadi preseden dikemudian hari, “Bisa dievaliasi kembali, hasil itu melalui survey yang kita ambil di 31 titik lahan parkir,” jelas Salman.

Saat teman-teman wartawan melakukan konfirmasi kepada Komisi 3 DPRK Aceh Tamiang, Kamis, 21 Oktober 2021 diperoleh jawaban dari ketua Komisi 3, Irwan Effendi bahwa; pihaknya berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang sebagai pengelola parkir, jangan terlalu cepat keberatan menolak kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp260 juta rupiah per tahunnya menjadi Rp400 juta rupiah per tahun.

Seharusnya Dinas Perhubungan dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Aceh Tamiang duduk terlebih dahulu, saling berkoordinasi mencari jalan terbaik.

“Kami sarankan, agar Dinas Perhubungan menerima terlebih dahulu kenaikan PAD, menjalankan terus kegiatan pengelolaan parkir dan nantinya dapat terlihat, sejauh mana kemampuan setoran yang dihasilkan,” Katanya.

Sebagai perwakilan Rakyat, pihaknya akan memberikan solusi terbaik terkait pengelolaan parkir, jika Dinas Perhubungan tidak mampu meningkatkan PAD, bisa jadi kedepannya kita percayakan pada pihak ketiga.

Tinjau Ulang Setoran PAD Parkir

Terkait pemberitaan lalu Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merencanakan kenaikan setoran parkir sebesar Rp400 juta rupiah per tahun; Kepala Bidang Pendapatan BPKD, Salman mengatakan tinjau ulang.

Apalagi pihaknya sudah menerima surat dari Dishub nomor : 974/2021/2021 tertanggal 27 Agustus 2021, perihal : ketetapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dalam poin dua berisikan, keberatan atas kenaikan target setoran sebesar enam puluh lima persen, serta dapat ditinjau ulang sesuai kondisi dilapangan.

Berdasarkan surat tersebut, BPKD bersama Dishub melakukan survei sebanyak tiga puluh sembilan titik yang ditunjuk dan enam berada di kecamatan Karang Baru, sedangkan sisanya di Kecamatan Kota Kualasimpang. Untuk kegiatan survei bersama tersebut belum dilakukan pembahasan lebih lanjut.

Salman menambahkan, penetapan angka Empat ratus juta rupiah per tahunnya untuk PAD Parkir merupakan titik pertengahan dari hasil survei yang dilakukan bersama sebesar Rp260 juta rupiah setoran saat ini, selanjutnya sampai Rp600 juta rupiah per tahun dikantong parkir yang lebih besar dari penunjukan oleh Dishub.

” Kami belum bisa mempublikasikan terlalu jauh, karena nantinya akan ada pembahasan bersama untuk PAD parkir dan diharapkan adanya saling keterbukaan,” tegas Salman. [Zulherman].

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...