Diplomasi Sawit GAPKI Menguat di Pasar Global

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

enandatanganan salah satu dari enam MoU antara GAPKI dan organisasi mitra di Eropa, 23 November 2025. Foto: Ist

enandatanganan salah satu dari enam MoU antara GAPKI dan organisasi mitra di Eropa, 23 November 2025. Foto: Ist

JAKARTA (MA) – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyelesaikan misi selama sepekan ke Amerika Serikat dan Eropa, menandatangani enam Nota Kesepahaman (MoU) dengan organisasi mitra di dua benua. Langkah ini menjagi bagian dari kampanye positif berkelanjutan untuk sawit Indonesia.

Delegasi senior GAPKI yang terdiri dari Ketua Umum Eddy Martono, Wakil Ketua Umum Sany Anthony dan Ketua Bidang Luar Negeri Fadhil Hasan mengunjungi AS dan empat negara Eropa antara tanggal 18 dan 26 November 2025. Misi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kelembagaan, memfasilitasi dialog dengan pemangku kepentingan internasional dan meningkatkan pemahaman tentang sektor kelapa sawit Indonesia.

“Misi ini menunjukkan komitmen GAPKI untuk membangun jembatan dengan mitra internasional berdasarkan sikap saling menghormati dan demi mencapai tujuan bersama,” ujar Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono.

BACA JUGA...  Ground Breaking PLTBM, Meurah Sebut Aceh Tamiang Sangat Kondusif Berinvestasi

Enam MoU yang ditandatangani selama kunjungan ini membangun kerangka kerja sama yang mencakup fasilitasi perdagangan, inisiatif keberlanjutan, berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas teknis. Kesepakatan-kesepakatan ini merupakan perluasan signifikan dari jaringan internasional GAPKI. Di samping itu, kerja sama yang terjalin menjadi indikator positif yang mencerminkan meningkatnya minat mitra global untuk terlibat secara konstruktif bersama produsen kelapa sawit Indonesia memajukan industri sawit.

Fokus utama misi ini adalah mengidentifikasi peluang untuk bekerja sama dengan mitra internasional guna meningkatkan akses pasar bagi minyak sawit Indonesia. Delegasi kedua belah pihak membahas cara-cara untuk mengatasi hambatan non-tarif yang mempengaruhi arus perdagangan dan memastikan produsen Indonesia berada dalam posisi yang baik untuk memenuhi preferensi konsumen yang terus berkembang di pasar ekspor utama.

BACA JUGA...  PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Sebagai bagian dari jadwal misi, delegasi juga mengadakan pertemuan dengan pejabat pemerintah Indonesia yang bertugas di negara-negara yang dikunjungi untuk berkoordinasi mengenai kebijakan perdagangan dan keterlibatan diplomatik.

“Enam MoU yang telah kami tandatangani akan menciptakan peluang bermakna untuk kolaborasi di bidang perdagangan, keberlanjutan dan pengembangan kapasitas,”lanjut Eddy.

Menurut Ketua Umum GAPKI ini, dengan menggandeng mitra untuk bekerja sama secara erat, sebagai pelaku di industri kelapa sawit GAPKI dapat lebih memahami ekspektasi konsumen, mengatasi hambatan perdagangan dan memastikan minyak sawit Indonesia terus memenuhi standar tertinggi yang dituntut oleh pasar global.

BACA JUGA...  Prodi Manajemen Rekayasa FTID ITEBA Raih Akreditasi "Baik Sekali" dari LAM Teknik

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi untuk memperjuangkan dan mengadvokasi industri sawit baik dalam maupun luar negeri, GAPKI yakin bahwa melalui dialog terbuka dan keterlibatan konstruktif maka kerja sama dalam mengatasi tantangan global akan mudah terjalin. Melalui kerja sama itu dapat pula dipastikan bahwa minyak sawit Indonesia tetap menjadi kekuatan untuk pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

GAPKI mewakili produsen kelapa sawit Indonesia, yang menyumbang sekitar 60 persen produksi minyak sawit global. Asosiasi ini terus berinteraksi dengan pemangku kepentingan di seluruh dunia untuk memajukan praktik berkelanjutan dan mempromosikan dialog berbasis fakta tentang sektor kelapa sawit.(r/mu)

Berita Terkait

Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Rabu, 9 September 2026 - 19:41 WIB

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB