Alasan tidak dapat dihadiri banyak orang mengingat ruang rapat Wali Kota Sabang di lantai tiga itu sempit. Bahkan, para tamu yang diundang pun dilarang membawa pendamping alias ajudan. Tidak diketahui siapa yang ditunjukkan pengganti Irwan Mahdi,
Seperti diketahui bahwa PT PSM sebelumnya bernama Perusahaan Daerah Pembangunan Sabang (PDPS), namun kemudian Pemerintah Kota (Pemko) Sabang menggantikan nama menjadi PT Pembangunan Sabang Mandiri, yang dijabat oleh orang-orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka akibat dugaan korupsi.
Sejak dilahirkan pada tahun 2001 perusahaan daerah itu hingga kini telah diberi modal usahanya mencapai Rp. 14,8. Namun, sayangya ‘Arang Habis Besi Binasa”. Sehingga, Direktur PT PSM baru pun tak betah, takut terkena getah maka lari terpatah-patah. (Tim).




